Feb 01 2010

suamimalas

Themes ini bagus!

Filed under Belajar yuk!

Theme apa yang sekarang nempel di blog kamu? Kenapa pilih theme yang itu? Karena warnanya? Gambarnya? Bentuknya? Atau yang lain? Mungkin beragam alasan digunakan untuk memilih sebuah theme. Tapi saya akan coba menceritakan tentang pemilihan theme buat mereka-mereka yang senang main SEO dan cari pengunjung dari search engine macam google. Cuma duduk diem aja trus banyak yang datang ke blog kita, kira-kira gampangnya begitu deh.

Saya sendiri udah beberapa kali cerita soal SEO ini (silahkan ubek-ubek sendiri yah). Mulai dari cara nulis title sebuah post sampai pentingnya kita dapat link dengan anchor text yang tepat. Tapi sebenarnya kalau kita berbicara tentang SEO, seharusnya sudah kita mulai sejak memilih theme. Karena dengan struktur theme yang tepat, kita sudah memperudah tugas kita sendiri dalam mengoptimasi.

Nah, mungkin ribet kali yah kalau saya cerita tentang teknis theme yang baik untuk SEO tuh yang gimana. Karena begitu banyak faktor yang terlibat di dalamnya. Karena itu saya langsung ajah kasih contoh theme yang bagus itu.

Theme Thesis
Ini salah satu themes yang sangar abis buatan DIYthemes. Strukturnya udah sangat mendukung SEO. Tapi bukan Cuma itu yang bikin theme ini terkenal. Karena untuk memodifikasinya sangat mudah, sebab dalam dashboard kita akan muncul area modifikasi yang untuk mengubah-ubah struktur dan tampilannya (tapi tetap SEO friendly).

Sayangnya theme ini punya kekurangan. Apa itu? Harganya mahal! Paling gak untuk ukuran kantong saya. Karena untuk menggunakannya di satu blog saja kita harus keluar duit gak kurang dari Rp700 ribu. Tapi harga segitu setara sih dengan kemampuan dan fleksibilitasnya. Dowload yang bajakannya juga ada, tapi berhubung ndak resmi yah silahkan dicari sendiri yah.

Logi 1.0
Theme ini termasuk theme jadul. Saya pakai waktu jamannya wordpress 2.5. Tapi sampai sekarang masih tetap compatible hingga ke wordpress 2.9. Yang paling penting, nih themes lumayan juga untuk SEO. Archive pagenya sudah dibuat keren dengan bisa memilih tanggal bulan hari.

Kekurangannya? Themes ini menggunakan background dan tanpa header. Jadi kalau mau dipersonalisasi agak ribet juga. Khan ndak lucu kalau kita punya blog tapi tampilannya tidak sesuai keinginan kita. Tapi kalau memang tidak memetingkan tampilan yah bisa melirik theme ini.

Elements of SEO
Ini theme buatan Drew Stauffer yang belakangan menarik minat saya. Strukturnya sangat simple, bahkan untuk menampilkan halaman depan, single page, disatukan dalam satu file PHP. Beberapa blog saya sudah di ubah menggunakan themes ini dan hasilnya memang langsung berasa bener! Pengunjung langsung naik dan posisi SERP juga makin baik.

Standard tampilannya sangat simple dengan tiga header yang berubah. Tapi tidak serumit Logi 1.0, theme ini masih lebih mudah untuk dimodifikasi. Tinggal ubah-ubah di code CSS-nya dan tambahkan header sendiri kita sudah bisa mendapatkan themes sesuai keinginan.

Gimana tertarik untuk ganti themes? Dua themes yang belakangan disebut free, silahkan di google sendiri ya!

PS: Buat penghuni blogdetik semua themes di atas gak tersedia di blogdetik! Ada yang bisa kasih masukan themes dengan power serupa tapi tersedia di blogdetik?

4 responses so far

Jan 21 2010

suamimalas

Web 2.0 apaan sih?

Filed under Belajar yuk!, Trick nakal!

Jadi ceritanya dalam perdebatan soal keberadaan dblogger kemarin beberapa kawan akhirnya menggunakan istilah web 2.0. Dalam tulisannya pun eyang akhirnya memasukan istilah ini dalam diskusinya di yahoo messenger. Tapi sebenarnya tahu gak apa yang dimaksud dengan web 2.0 itu?

Saya sih gak mau cerita detailnya secara teknis. Tapi coba kita balik kejaman internet sebelum tahun 2004, waktu itu isi dari internet hanya satu arah. Cuma si pemilik situs yang bisa memberi informasi, sementara pengunjung hanya berlakon sebagai viewer. Konsep inilah yang akhirnya berubah di web 2.0.

Berangkat dari kekurangan web 1.0, yang membatasi pengunjung hanya untuk melihat dan sementara modifikasi konten hanya bisa dilakukan pemilik situs. Web 2.0 akhirnya dibuat friendly interface, jadi pengunjung bisa berkontribusi ke situs.

Web 2.0 diniatkan bisa memunculkan interaksi antara pemilik dan pengunjung. Dengan begitu diharapkan kreativitas lebih didorong sehingga membuat sesuatu yang LEBIH BAIK. Pengunjung bisa memberi masukan dan informasi sehingga menciptakan internet sebagai tempat yang LEBIH BAIK.

Contoh Web 2.0
Masih bingung? Okay, misalnya kita menulis tentang “pantaskah Gus Dur diberi gelar pahlawan”. Kalau jaman dulu (web 1.0), seandainya tulisan kita tentang Gus Dur itu dibaca orang maka orang itu hanya menerima informasi sepihak dari kita. Tapi sekarang ada ruang diskusi di dalamnya. Orang bisa memberikan komen, mulai dari setuju karena alasan A dan B. Tidak setuju karena alasan C dan D. Setuju tapi soeharto harus jadi pahlawan juga, dan lain-lain. Sehingga ketika tulisan itu makin dibaca orang maka makin lengkap dan makin baik pula informasinya, karena sudah melalui diskusi panjang (lewat komentar) dan proses screening (setuju, tidak setuju, bagus, gak bagus, dll) dari komunitas pembacanya.

Apa berarti hanya sebatas blog saja? Tidak juga. Dalam buku Wikinomics diceritakan ada sebuah perusahaan pertambangan bernama Gold Corp yang kala itu hampir bangkrut dan mau ditutup. Seperti lazimnya perusahaan pertambangan, data-data geologi menjadi hak ekslusif rahasia perusahaan dan tidak boleh bocor ke orang lain. Tapi kemudian CEO perusahaan itu Rob McEwen punya ide lain setelah ia ikut seminar tentang Linux (system operasi open source yang dibangun komunitas). McEwen memutuskan untuk membuat kontes siapa yang bisa menemukan potensi emas dari data-data geologi yang Gold Corp miliki. Ide ini ditentang para geolognya yang terbiasa dengan informasi satu arah.

Mau tahu hasilnya? Para kontestan berhadiah $575.000 itu berhasil  mengidentifikasi 110 target tambang emas. Dan ternyata 80% dari seluruh target itu akurat. Yang lebih mengejutkan, ternyata pesertanya variatif dari geolog, mahasiswa pasca srjana, konsultan, ahli komputer matematikawan sampai anggota militer. Ini inti dari web 2.0, menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari masukan bermacam kepala serta latar belakang.

Kesimpulan
Tulisan ini sebenarnya tidak mampu merangkum semua kompleksitas yang ada pada web 2.0. Tapi setidaknya saya hanya ingin memberi gambaran:

  1. Kita harus menyadari betul bahwa sekarang memang web 2.0. Jadi kalau teman-teman punya blog pribadi tapi fasilitas komentarnya di close, berarti?
  2. Web 2.0 itu harus didorong perkembangannya. Hidup di jaman web 2.0 berarti kita harus mendorongnya. Punya blog, berarti kita memang harus mencari pengunjung untuk mengomentari blog kita (berarti alasan “gue ngeblog untuk diri sendiri dan peduli amat dengan jumlah pengunjung dan komentar juga udah gak laku”), atau misalnya ikut social media networking macam facebook yah harus rajin pula komentar dan di komentari.
  3. Diskusi dan masukan memang sangat penting. Tapi coba deh cari literature manapun tentang Web 2.0 semua pasti mengatakan hal yang sama bahwa diskusi dan penambahan informasi dari banyak kepala walaupun bisa berupa kesepakatan atau debat pertentangan tetapi tujuannya harus satu yaitu membuat konten awal menjadi “LEBIH BAIK”. Silahkan simpulkan sendiri!

PS: Yang ngobrol sama eyang di YM bukan saya. :D

18 responses so far

Dec 28 2009

suamimalas

Shopping guide for men

Filed under Review

It must be admitted that most men still lame when it comes to shopping. But to be honest men also care about the appearance. Hence the men need a guide before decide to shopping. One that provides a complete men guides is ShopWiki. Because the site was not only focused on sales but also contain useful information.

For clothing for men, ShopWiki provides a fairly complete guide. For example there is a statement that the right combination between tie and shirt will create a strong image for the man in the workplace. This guide is a complete head to toe, from hat to shoe.

Or maybe you need something more classy? Please look at the mens clothing designer section. They list covers all the famous brands. Starting from banana republic to the armani. Maybe all this time you just know that Armani only sell a list product with a high price. But at ShopWiki we can get the information that Armani also has production lines that cover for all budgets.

Need something more casual? Look at Nike section. There is explaination that this product is not only suitable for use in the gym, but also can be used when we’re done exercising. Or you need preppy, colorful and user friendly clothing then try Clothes Tommy Hilfiger section. And others section that suits your need. So what are you waiting for, visit their site right now!

3 responses so far

Dec 16 2009

suamimalas

Blog sepi? Blogwalking aja!

Filed under Belajar yuk!

Berhubung saya sudah disentil untuk mau meng-update blog ini, maka saya pun posting tulisan ini. Jadi ceritanya beberapa waktu belakangan ini saya cenderung menulis hal-hal ringan dan keseharian saya di blog saya yang lain. Domain sendiri yang kebetulan terbengkalai dan tak terpakai.

Selain itu saya butuh blog yang terbebas dari urusan bisnis untuk tempat relaksasi. Karena itu awalnya saya menulis tanpa memikirkan optimasi macam SEO dan lainnya. Wah, kalo gak dioptimasi SEO berarti pengunjungnya sedikit donk?

Tanpa bermaksud menyombongkan diri (karena emang belum pantes) dan sekedar sharing informasi saja, teman-teman bisa lihat perkembangan blog itu tiga bulan kebelakang. Meski umurnya sudah setahun tapi saya baru mengisinya tiga bulan belakangan ini (posting bertanggal lama hanya merupakan settingan back date). Jumlah komentarnya bisa mencapai 20, 30 bahkan lebih 40 comment. Peningkatan jumlah pengunjungnya sendiri bisa dilihat di alexa.com, seperti dibawah ini:

rangking alexa

Yup, naik 4400% dari tiga bulan lalu! Lalu bagaimana saya mendatangkan pengunjung sebanyak itu? Tanpa rencana sebelumnya, saya menarik pengunjung hanya lewat blogwalking. Gimana cara saya blogwalkingnya?

1.    Saya pilih komen di blog yang sederhana
Saya tidak komen di blog yang masuk kategori 4L (lu lagi lu lagi). Itu loh, blogger-blogger yang sekali posting bisa dikomen 30 orang lebih atau bahkan ratusan. Karena sepertinya mereka yang biasa dikategorikan selebblog ini juga jarang mengunjungi balik. Sementara saya memang ingin menjalin persahabatan. Ternyata hasilnya, blogger-blogger yang pengunjung hariannya satu dua itu malah membalas kunjungan saya.

2.    Setiap yang komen balik saya masukan feedreader.
Setiap pengunjung yang akhirnya meninggalkan komentar, saya simpan di feedreader. Jadi setiap mereka posting baru pasti saya kunjungi balik. Dan kalau postingannya bisa saya mengerti, pasti saya komentari (saya ndak pernah nyepam!). Hasilnya mereka datang lagi untuk kedua, ketiga dan seterusnya.

3.    Saya pasang plugin top commentator
Kalau yang ini untuk meningkatkan keinginan berkomentar. Jadi yang komentar terbanyak sayah kasih link (lengkap dengan avatarnya) di halaman depan blog saya.Lumayan jadi pada komen.

4.    Pilih nickname yang unik
Saya yakin ini juga berpengaruh. Saya selalu meninggalkan jejak dengan nick name”bukan facebook”. Sekarang lagi ramai orang kenal facebook dan saya pilih nickname negasinya. Jadinya bikin orang penasaran untuk nge-click. Kenapa koq milihnya “bukan facebook” silahkan ditengok sendiri alasannya diblog itu.

Dengan kombinasi sederhana itu hasilnya, Posisi rangkingnya saat ini ada diangka 243 ribu (worldwide) dan 3071 (Indonesia). Cuma segitu ajah koq! Jadi kalau ada yang ngeluh blognya sepi pengunjung, coba ajah blog walking. Kalau mau dikunjungi ya harus mengunjungi dounk! Tapi ingat, motivasinya karena memang mau cari temen dan baca tulisan yang menarik bukan semata untuk menarik pengunjung.:D

PS: Meski awalnya ndak ada SEO, tapi harus diakui namanya kebiasan akhirnya gatel juga. Dan beberapa memang ada yang nyangkut seperti persoalan tuyul dan KPK. Tapi sebagian besar pengunjung yah seperti cerita di atas, didapatkan dari blogwalking.

22 responses so far

Dec 07 2009

suamimalas

Astaga.com lifestyle on the net

Filed under Iseng nulis

Masih ikut kontes ngobrol seputar bisnis online? Saya nggak! Huehehe…Posisi pun sudah mental jauh banget. Semula masih bisa menduduki tempat kedua di halaman pertama. Sekarang dihalaman kedua pun sudah gak kelihatan. Terus terang memang optimasinya sudah saya berhentikan. Kenapa?

Karena setelah dua hari memutuskan ikut, ternyata saya nemu kontes yang lain (korban inkonsistensi diri sendiri :D). Masih seputar urusan SEO. Kali ini yang mengadakan astaga.com. Itu loh yang dulu pernah menjadi portal terbesar di Indonesia. Tentunya buat yang udah lama kenal dunia online, pastinya tahu tentang astaga. Dan semua juga masih ingat bagaimana website yang bermodal besar itu akhirnya ikut tenggelam bersama kejatuhan bisnis .com.

Tapi beberapa hari kebelekang kemarin saya menemukan bahwa mereka hendak melakukan reborn alias launching kembali astaga. Dan salah satunya adalah dengan mengadakan kontes SEO. Nah, kontesnya si Astaga ini yang membuat saya beralih dari kontes ngobrol seputar bisnis online kemarin.

Tapi, untuk si astaga ini saya ndak pakai domain di blogdetik. Saya pakai domain sendiri dengan mebuat subdomain baru. Semula keyword yang ditarget kontes itu adalah lifestyle. Namun setelah mendapat masukan dari banyak master-master SEO. Akhirnya keywordnya diubah menjadi Astaga.com lifestyle on the net

Buat yang mau ikut silahkan baca-baca dulu di portalnya astaga. Soalnya syaratnya lumayan banyak. Kontesnya berlangsung lumayan lama, jadi agak sedikit enak buat optimasinya. Tapi berhubung hadiahnya lumayan gede (total hadiahnya sampai 30 juta), siap-siap deh berhadapan sama master-master yang turun gunung. Saya sendiri lihat kondisi sebulan ini, kalau hasilnya positif dilanjutkan. Kalau nggak yah kembali ditinggal. :D

12 responses so far

Older Posts »