Akhirnya saya jadi suami malas lagi!
Beberapa temen bingung kenapa tiba-tiba saya mengangkat postingan tentang ken karpman kemarin. Alasannya cuma satu karena saya statusnya sepertinya akan kembali menjadi suami malas.
Yah, kata ‘sepertinya’ itu cuma kemarin! Karena terhitung hari ini saya memang sudah resmi kembali menjadi suami malas. Okay, beberapa temen-temen mungkin bingung?
Jadi ceritanya beberapa waktu yang lalu saya memutuskan untuk bekerja layaknya ‘orang normal’ lainnya. Masuk 9-5, terima gaji bulanan, sakit ditanggung kantor, punya atasan, punya bawahan, tanggung jawab tugas dan lain sebagainya.
Setelah sekian lama saya menjalani hal tersebut saya mulai menemui kendala. Output yang saya hasilkan untuk kantor tak pernah melebihi angka 10%. Tiga bulan pertama saya masih bisa menenangkan diri dengan alasan saya masih baru. Apalagi ditambah produk yang saya pegang statusnya juga new comer sementara pesaing-pesaingnya sudah begitu mapan.
Tapi toh sekian lama berselang kondisi ini hanya beranjak sekian persen dari kondisi semula. Saya pun mulai merasa gerah. Bukannya sombong, tapi rasa tanggung jawab kayaknya terasa begitu berat dipikul. Tidak pernah saya mengalami kondisi dimana saya merasa sudah melakukan effort 100% tapi hasilnya cuma 10%. Saya mulai berpikir mungkin saya tidak tepat berada disini.
Apalagi kantor saya begitu nyaman, kawan-kawan begitu menyenangkan ditambah lagi bos dengan semangat muda yang selalu men-support. Tapi justru kondisi ini makin terasa membebani. Seolah saya berada disitu hanya untuk sekedar ada, tanpa memberi kontribusi berarti bagi perusahaan. Koq kayaknya ada perasaan berhutang tiap terima gaji!
Makanya saya akhirnya memberanikan diri untuk menyatakan pamit. Tapi toh konsekuensinya tidak semudah kemarin-kemarin. Karena dulu ketika saya sebagai suami malas, istri saya masih memiliki pekerjaan tetap. Tapi sekarang kondisinya berbeda karena istri saya pun sudah tidak bekerja lagi selama beberapa bulan. Yah, semoga saya diberikan jalan yang terbaik dan keluarga selalu dinaungi rezeki dari Yang Maha Kuasa.









April 29, 2009 @ 10:32 am
reza sahabatku,
setiap pilihan ada konsekuensi yang mesti dihadapi.
apapun pilihan itu pasti sudah kamu pertimbangkan dengan baik. meskpun juga dipertimbangkan bahwa kondisimu saat ini berbeda.
aku suka idealisme-mu. karena ditengah krisis idealisme dan kepercayaan diri, suamimalas ingin konsisten dengan kemalasannya.
selalu ada jalan untuk sukses. bahkan mungkin suamimalas jauh lebih sukses dengan idealismenya. selamat berjuang, saudaraku. sukses selallu buatmu. dan kamu berhak sukses dengan suamimalasmu itu.
April 29, 2009 @ 10:37 am
#anjari uamrjianto: makasih doanya ya eyang…
April 29, 2009 @ 11:24 am
Aku dukung keputusanmu. My dad always says : “You will at leasts 40 years working to support your life. So choose one that you really passion about” Dan sekali lagi (rrrrgh selalu saja) ia benar. God Luck
April 29, 2009 @ 11:39 am
wah bang gwa malah pengen jadi suami malas yg bisa kerja dari rumah, bisa nemenin istri setiap saat. saat ini praktis waktu gwa habis dikantor, berangkat pagi pulang malam dengan ritme kerja yang everyday is dateline, makanya saat ini lg bener2 fokus di make money online biar gwa bisa resign dengan damai he..he… btw keep on fight bang, “Tak perlu menunggu terang yang tak kunjung datang, buat pelitamu sendiri “
April 29, 2009 @ 11:40 am
#penyuuuuuuu: ayah yang bijak….saya sepakat juga sama ayahnya…
April 29, 2009 @ 11:42 am
#oky de la rocha: wah quote-nya tentang pelita bener-bener mengisnpirasi tuh…
April 29, 2009 @ 11:56 am
duh om Reza, semoga bisnis onlennya tetap lancar ya bro
April 29, 2009 @ 12:00 pm
#anggara: mudah-mudahan bro….sayangnya saya bukan ahli hukum sih…kalo ndak saya bisa jadi pengacara nih kayak si om…
April 29, 2009 @ 12:17 pm
Keputusan yang sangat bijaksana dan bertanggung jawab.
Rezeki sudah diatur Reza, insyaallah nanti ada jalannya, yakin aja.
April 29, 2009 @ 12:21 pm
kalo berat jangan dipikul mas, diangkat pake forklift aja atau hand pallet
tenang aja mas rezeki mah gak akan kemana selagi kita masih berusaha….
April 29, 2009 @ 12:29 pm
sy tidak pernah bisa punya keberanian seperti suamimalas…
sy malah menikmati gaji buta, pdhl tempat sy kerja milik rakyat indonesia… dduh…
April 29, 2009 @ 12:32 pm
Selamat! Sudah menjadi orang merdeka. Rezeki sudah ada yang ngatur..tinggal cara “menjemputnya” aja yang berbeda..
April 29, 2009 @ 12:39 pm
i…waw…
mas reza, jalan rezeki itu ada banyak…so enjoy ur life…
buktinya dengan kemalasan aja udah bisa dapat duit recehan dolar,,,apalagi jadi suamirajin….
April 29, 2009 @ 12:39 pm
kami selalu mendoakan kamu kawan, klw menurut kamu itu yang terbaik…… ya yakinlah keputusan terbaik itu. semangat
April 29, 2009 @ 12:44 pm
pastinya itu adalah keputusan terbaik untuk suamimalas seperti anda
April 29, 2009 @ 12:45 pm
#anny: amiien mba….terima kasih doanya…
#rice2gold: wkwkwk…sayangnya belom ada duit beli forklift bro…
#yosephs: tapi tulisan-tulisannya yang nyudul politik dah banyak berarti koq mas…setidaknya ditingkat itu kontribusinya sudah terasa buat negara…
#mutiara senja: mudah-mudahan saya nggak terlambat jemput…
#delonelybie: sayangnya saya emang males…jadi jarang rajinnnya…wkwkwk…
#tanyasaja: thank u bro…cieee…calon king-nya dblogger neh…
#melly: mudah-mudahan…amien…
April 29, 2009 @ 12:52 pm
yahhh sedari dulu aku telah tau bahwa memang itu telah menjadi jalanmu
sekali malas tetap malas
caiyoooo
April 29, 2009 @ 12:58 pm
[...] sengaja tidak kusinggung karena aku pikir terlalu aneh… Aku sama sekali tidak menyangka kalau suamimalas bisa menebaknya. Yakni: melihat kemungkinan dan peluang untuk melakukan three-some dengan si [...]
April 29, 2009 @ 1:17 pm
salut… keputusan yg gak gampang…tp aku yakin udah dipertimbangkan dengan matang….
semoga sukses di dunia online…. (kelak aku juga berencana spt itu… pensiun dini dan menekuni online marketing seratus persen)…. skrg masih sementara belajar…. dan aku dapat banyak ilmu dari blog ini….
tetap semangat….
April 29, 2009 @ 1:40 pm
Semangat ya !
April 29, 2009 @ 2:22 pm
selamat datang di rumah sendiri
April 29, 2009 @ 2:47 pm
Mudah-mudahan bisnis barunya lancar mas. Tetap semangat.
Sapa tau mo jadi full time blogger? $$ bisa jadi lebih banyak hehee..
April 29, 2009 @ 3:45 pm
semoga online business dan online earningnya lancar terus bro.
sukses selalu. great !!
April 29, 2009 @ 4:07 pm
semoga apapun yang diambil tetap lancar………
April 29, 2009 @ 4:27 pm
wah…saya salut sama keberanian om malas yang satu ini.
ambil keputusan seperti itu sulit banget kan om?
tapi tetep semangat untuk terus maju, dan meng inspirasi lewat blog-blognya ya om malas…
April 29, 2009 @ 4:49 pm
Salut deh, atas prinsip hidup anda.
Kebanyakan orang tebal muka meski gak punya arti dan kontribusi di tempat kerja.
Tetapi anda berani mengambil keputusan.
April 29, 2009 @ 6:03 pm
Betul, mending jadi suami males. effort 10% hasil 110%
April 29, 2009 @ 7:32 pm
mas pemalas… tapi sebenarnya tidak pemalas.. boleh ya saya ikut koment sekalian kenalan.. juga sama istri mas yang rajin… anak2 udah ada belum massss ?
sebenarnya pemalas itu ya gimana sih mas… ? kalau seseorang itu bangkit dari tidurnya, hanya sekedar untuk minum segelas air kemudian tidur lagi.. saya kira dia bukan pemalas, apalagi orang macam mas… yang rajin menulis meski yang ditulis tentang suami malas. kayaknya “malas” nya mas beda deh.
jadi dak tepat menurut saya, jika mas mengistilahkan diri mas itu suamimalas, meski jika dikatakan rajin juga tidak tepat.. mungkin yang tepat buat mas adalah, suamitenang, meski tidak bekerja kantoran, tapi tenang menghadapi hidup ini dengan mencari penghasilan lewat internet.. gitu kali ya.. hehe, maaf mas, ini cuma komentar wong kampung…misiiiiii !!!
April 29, 2009 @ 10:29 pm
selamat ‘bermalas-malasan’
aku yakin orang punya jalan sendiri untuk mencari rizkinya…
semoga Allah bukakan…
April 29, 2009 @ 10:54 pm
Keknya malas adalah pekerjaan yang ga bisa ditinggalkan
April 30, 2009 @ 4:46 am
luar biasa….seandainya semua wakil rakyat kayak gini….
April 30, 2009 @ 8:32 am
keren banget… semoga cepat menemukan apa yang di cari.
April 30, 2009 @ 9:15 am
Apakah istrinya juga menjadi istri malas?
Jadi keluarga malas dong bro…?
Tapi semoga tidak sama dengan namanya… hehehe
Semangat bro….
April 30, 2009 @ 9:31 am
pilihan yang berani,
anda layak mendapat dua jempol teracung tinggi
April 30, 2009 @ 9:31 am
hah…
yang bener nech, sang suamimalas ini ternyata orang yang sangat berani… well good luck ya man…
April 30, 2009 @ 10:12 am
amien pak semoga terkabul doanya amien
May 1, 2009 @ 10:24 am
ayah, kamu knapa tiba2 cabut? kok ga cerita2 sih??
May 1, 2009 @ 7:56 pm
Saluttt…akan sebuah keputusan besar. Wish you luck
May 3, 2009 @ 11:19 am
jadilah orang malas tapi yg berkualitas
(ada gak ya, hehe)
May 4, 2009 @ 9:48 am
turut berdoa untuk yang terbaik bagi teman yang penuh dengan Ide yang brilian ..
, salam semangaaat yaa. wish a Luck to ALL ..
May 12, 2009 @ 2:22 pm
Judulnya menarik mas… semangat semangat ^_^
March 14, 2012 @ 9:17 am
Many business owners tell things like: “Whay should I use the social bookmarking submission services?”, or “Which way can it aid my business? ” The answer is obvious! Social bookmarking stuff offered by professionals can generate more sales at your internet site.
March 15, 2012 @ 1:29 pm
As a masters essay paper writing firm we do not let down university students and they pay for essays of good quality.
March 15, 2012 @ 7:03 pm
When men would like to study about this topic they must buy an essay using the term paper writing services.
March 19, 2012 @ 9:19 am
I didn’t pay attention at my website’s PR, though I should do it! I am more clever at this time and I use search engine optimization options of manual directory submission service and my business gets better. Hence, I suggest everyone doing that!
April 22, 2012 @ 7:10 am
That’s perfect that people are able to get the personal loans and it opens new chances.