Detikku sayang Detikku belum bayar

Detikku sayang Detikku belum bayar

Update: Saat ini saya sudah bertemu pihak managemen detik, dan sedang dalam proses penyelesaian dari kasus yang diceritakan di bawah. Mudah-mudahan bisa segera selesai yah :) Halo saya balik lagi, setelah kemarin say hi perpisahan! Baliknya saya kali ini khusus buat curhat. Sebenernya saya juga gak

[ read more ]

Salam perpisahan (sementara)

Salam perpisahan (sementara)

Saya pernah menyebutkan bahwa saya mengelola beberapa blog dan web sekaligus. Salah satunya blog suamimalas.blogdetik.com ini. Semula blog ini saya peruntukan bagi kehidupan personal sehari-hari sekaligus juga memuat beberapa aktivitas ngeblog yang arahnya ke menghasilkan uang. Namun kemudian s

[ read more ]

Blogger yang itu, gak banget deh!

Blogger yang itu, gak banget deh!

Ada beberapa blogger yang kesannya gak banget. Dan ini sama sekali gak berhubungan dengan newbie atau masternya sang blogger. Ada yang sudah tahunan ngeblog, tapi tetap saja melakukan hal yang masuk kategori “gak banget”. Makanya biar lebih asyik, yuk kita hindari melakukan hal macam begini.

[ read more ]

Blogdetik Top 100

Blogdetik Top 100

Terakhir managemen group detik menyatakan jumlah blog di blogdetik sudah mencapai 40 ribu buah. Pertanyaan besarnya kemudian ada dibarisan manakah blog kamu, saya, kita sekarang? Apakah sudah termasuk blog yang dikunjungi banyak orang? Seleblog? Atau sekedar penggembira saja? Beberapa tahun l

[ read more ]

cara ini untuk memaksa orang membaca tulisan kita!

cara ini untuk memaksa orang membaca tulisan kita!

Sebuah posting blog bisa dibilang sukses kalau pengunjung membaca seluruh tulisan atau setidaknya memahami intinya. Problemnya, tidak mudah untuk melakukan ini. Banyak orang yang baca isi blog hanya secara sekilas dan kemudian pergi begitu saja. Lantas bagaimana supaya orang mau membaca habis selu

[ read more ]

Militansi blogger detik!

Militansi blogger detik!

Berapa banyak orang yang ditato Suzuki atau Yamaha ditangannya? Rasanya sulit mencarinya. Tapi bayangkan banyaknya orang yang ditato Harley Davison di lengannya. Kalimat itu saya dapat jauh ketika dulu saya masih jadi wartawan dan berkesempatan mewawancarai Manager Marketing Harley Davidson. Menuru

[ read more ]