Di TPS-nya google SBY-budiono kalah!
Lah emangnya google.com punya TPS? Jadi gini ceritanya, google.com itu punya fasilitas yang namanya insight for search. Fungsi fasilitas ini adalah untuk menunjukan berapa banyak (angkanya sudah dibuat dalam skala 1-100) sebuah kata dicari dalam google di satu wilayah tertentu dalam waktu tertentu. Kalau kita kunjungi halamannya akan tampil seperti di bawah ini.

Nah, kebetulan saya penasaran ingin tahu sebenernya siapa sih calon presiden yang paling banyak dicari lewat google. Makanya saya masukan nama-nama para capres itu seperti tampak di gambar atas. Wilayahnya saya pilih Indonesia dengan kurun waktu selama tahun 2009. Kemudian klik hasilnya pun di dapat.

Seperti juga pada hasil-hasil survey yang ada selama ini. SBY unggul jauh kalau dibandingkan dengan rivalnya yang lain. Secara total rata-rata yang sudah dibuat skala 1-100, selama kurun waktu tahun 2009, SBY mendapat angka 48 jauh dibawahnya ada Megawati 12 dan paling menyedihkan Jusuf kalla yang hanya mendapat angka 4.
Tapi coba deh perhatikan waktu bulan april popularitasnya megawati sempat melampaui SBY (mega 52-SBY 44), ada apa yah waktu bulan itu? Meski begitu harus diakui secara grafik stabilitas dan peningkatan SBY memang jauh lebih baik dari para pesaingnya. Apalagi begitu masuk bulan mei grafik pencarian kata kunci “SBY” meloncat drastis.
Kendati demikian kita gak boleh lupa bahwa pemilu nanti yang dipilih itu satu paket antara capres dan cawapresnya. Makanya saya coba sandingkan antara capres dan cawapresnya masing-masing. Settingnya tetap sama yaitu Indonesia dan selama kurun waktu 2009. Hasilnya?

Ternyata mengejutkan! Secara rata-rata megawati prabowo (17) berhasil mengguli pasangan sby budiono.(15). Dan lucunya secara grafik sby budiono sempat melonjak naik bulan mei hingga 100 poin namun kemudian terjun bebas di bulan juni. Sementara megawati prabowo grafiknya terus mengalami peningkatan. Gimana dengan Jusuf kalla wiranto? Yah liat aja sendiri deh, bulan juni koq malah nyungsep gitu yah?
Apakah semua yang disajikan di atas itu valid untuk menunjukan kepopuleran Capres dan Cawapres? Ya tentunya nggak! Karena banyak faktor kesalahan dari percobaan iseng di atas.
Misalnya saya tidak mempertimbangkan kata kunci lain untuk sby. Padahal banyak kemungkinan lain ketika orang mencari info tentang sby di google misalnya “susilo bambang yudhoyono” atau kesalahan ketik macam “susilo bambang yudoyono”. Begitu juga dengan Jusuf Kalla, yang punya variasi kata kunci macam “JK”, “Muhammad Jusuf kalla”, “Jusuf kala”, “yusuf kalla” dan lain sebagainya. Tentunya dalam sebuah survey sesungguhnya semua faktor ini harus dilihat dan dijadikan faktor penjumlahan.
Lantas apa kesimpulannya? Cuma satu, saya emang lagi iseng banget!
PS: Bukan mentang-mentang kemarin saya posting tentang iklan capres diblog lantas kemudian muncul postingan ini loh! Sumpah deh saya ndak dibayar oleh tim pemenangan capres tertentu koq!









June 19, 2009 @ 8:20 am
haha…walau ‘iseng’, penelitian ini menarik…
btw, udah tau gak kalu blogspot ternyata mendukung sby? aku baru aja posting soal itu…hehehe
June 19, 2009 @ 9:16 am
dasar suami malas..
June 19, 2009 @ 9:42 am
keisengan yang menarik
June 19, 2009 @ 10:20 am
kirain ada pemilu terselubung xixixi….
June 19, 2009 @ 10:36 am
wah mantap nih, biar malas suka hitung-hitungan juga…ada bakat tuh jadi leader-nya lembaga survey blogger … hehehe…
June 20, 2009 @ 1:29 am
bener tps google sby kalah…aq baru nyobanya…..tapi kok keterangannya diatas malah sby yang menang…..manipulasi data lagi nie
June 20, 2009 @ 3:13 pm
Walah2, panitia TPSx siapa aja ya?
June 23, 2009 @ 3:00 pm
waaah, postingannya keren, iseng tapi unik, yups siapa pun yg menang di pilpres nanti, moga dapat membawa negri ini menjadi negri yg semakin baik ^_^
June 23, 2009 @ 3:01 pm
ternyata ada juga TPS seperti ini :))
June 23, 2009 @ 6:09 pm
Mantap gan, kalao buat seo google insight for search itu dipakai buat apa yah?
June 24, 2009 @ 12:56 am
iseng kayak ini yg gue suka,karena biasanya iseng itu 100 percent benar.S-impan Blogini Y-ach
June 26, 2009 @ 2:27 pm
Jangan Ragu Memilih Megawati Prabowo