Ini beneran orang Indonesia??

Jadi ceritanya kemarin saya diundang ikut seminar Sun Microsystems yang membahas tentang mysql. Sekedar informasi buat yang belum tahu mysql itu salah satu sistem database berlisensi GPL alias open source dan gratis yang belum lama ini ‘dibeli’ oleh perusahaan sun microsystem.

Nah, disana dipresentasikan kehandalan produk mysql yang meskipun berbasis GPL tapi sudah dipercaya oleh perusahaan berskala internasional. Beberapa nama-nama besar macam Google, Yahoo, Youtube, Facebook, disebut sebagai pengguna Mysql.

Tapi ada satu yang menarik perhatian, yaitu ketika disebut Mixi. Pernah dengar? Saya juga belum, huehehe…Jadi Mixi adalah situs jejaring sosial macam friendster, facebook,myspace, multiply, dll hanya saja mixi ini menyasar pangsa pasar Jepang. Guna menunjukan kekuatan Mysql, Sun menyebutkan statistik yang dimiliki mixi. Dikatakan bahwa mixi kini memiliki 11 juta anggota atau jauh mengalahkan myspace. Dalam satu bulan Mixi bisa dikunjungi sedikitnya 11 miliar halaman kunjungan. Secara bisnis, terakhir Mixi diestimasi bernilai sekitar Rp15 triliun lebih. Wuuuuiiiihhh…tapi yang bikin mengejutkan adalah celetukan bule Amerika yang presentasi itu. Kira-kira begini terjemahan celetukannya:

“Kalau saya tidak salah pendiri Mixi ini orang Indonesia, sayang saya lupa namanya”

Huh? Masa sih? Karena penasaran begitu pulang saya coba search di rumah. Hasilnya ternyata benar. Adalah Batara Kesuma, cowok asal Medan yang mendirikan mixi. Jadi ketika itu batara masih berstatus mahasiswa di Jepang. Disanalah ia merancang mixi untuk pertama kalinya. Dengan berpartner bersama Kenji Kasahara, ia mendirikan mixi.

Kini Batara sudah ‘mempensiunkan’ diri dari status CTO (Chief Technology Officer) Mixi di usianya yang baru 29 tahun. Bersama Kenji ia kini tercatat sebagai  orang terkaya peringkat 37 di Jepang. Aktivitasnya sehari-hari tinggal menikmati limpahan kemewahan tanpa lagi dipusingkan oleh pekerjaan.

Tapi sayang, entah dengan alasan apa, Batara sejak maret berpindah kewarganegaraan menjadi WN Jepang. Namanya pun berubah menjadi Batara Eto, yang mengambil dari nama belakang kakeknya yang orang Jepang. Berita yang saya temukan di sini, menyoroti tentang lemahnya dukungan warga Indonesia dan pemerintah terhadap perkembangan bisnis IT.

Eniwei, didukung atau pun tidak, sudah ada yang siap menyusul kesuksesan Eto?


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • del.icio.us
  • E-mail this story to a friend!
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Print this article!
  • TwitThis


14 Comments »

  1. kw Said,

    August 21, 2008 @ 12:10 pm

    betul.. pem indonesia sukanya ribut muluk

  2. anaklaba2 Said,

    August 21, 2008 @ 12:24 pm

    wah gile .. hebaats…

  3. kuriu Said,

    August 21, 2008 @ 12:32 pm

    contoh butanya pemerintah yg tidak menghargai kepintaran salah satu rakyatnya…

  4. andips Said,

    August 21, 2008 @ 12:40 pm

    Bisnis di Indonesia ribet. Banyak punglinya. Bikin warnet aja kudu bayar “uang pengertian” buat bikin pintu kantor kelurahan :P

  5. suamimalas Said,

    August 21, 2008 @ 12:45 pm

    #andips: kalo gitu saya mau bikin pungli.com…. :D

  6. rizkysutji Said,

    August 21, 2008 @ 1:31 pm

    hebat euuuy..
    buat bang Eto, kapan ni mudik ke indonesia..
    buat bagi2 pengalaman ke anak-anak bangsa..
    untuk pemerintah..lebih perhatikan anak-anak bangsa berprestasi seperti bang Eto..

  7. suamimalas Said,

    August 21, 2008 @ 1:39 pm

    #rizkysutji: dari beritanya seh…dua tahun yang lalu pernah seminar disini…tapi mungkin perhatiannya kita tidak sebesar waktu om bill gates ke sini…
    :D

  8. deNna Said,

    August 21, 2008 @ 1:58 pm

    ckckckckck…

    hebaaaaaaatttttttttt…

  9. mery3022 Said,

    August 21, 2008 @ 3:33 pm

    kapan ya gw bisa lahirin anak yang bisa seperti Bang Eto.
    Bangga bener pasti gw.
    Hmmmmm kapan ya? :wink:

  10. easy Said,

    August 21, 2008 @ 4:54 pm

    menunggu launching pungli.com.. :D
    hm, sayang ya kang batara skrg udah out dari WNI :(

  11. tonosaur Said,

    August 21, 2008 @ 9:28 pm

    waaahh.. bisabisa si om suami ini juga hijrah ke negeri sebrang.. gimana nih Indonesia..???

  12. netsurvival.bogspot.com Said,

    August 24, 2008 @ 1:12 pm

    Beneran nih, SDM kita yang berkualitas bisa-bisa pindah ke negara tetangga semua. kenapa saya masih disini? karena gak berkualitas hehehe

  13. stop dreaming start action Said,

    August 6, 2009 @ 5:22 pm

    emang sebenarnya banyak orang2 Indonsia yang pinter2 tp sayang kurang diprhatikan

  14. ihengrusli Said,

    March 14, 2011 @ 3:48 pm

    Hebat!hrs bangga ada org medan yg berhasil dijapan dibidang IT lg.sayang pemerintah kita krg mendukung anak2 indonesia yg pintar berbagi ilmu kesini,makanya negara ini ketinggalan dalam hal apapun…

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Comment