Konsekuensi jadi problogger!

Terus terang saya sangat senang waktu baca tulisan kawan yang mendaulat saya sebagai orang yang bahagia dipekerjaannya. Saya sendiri terus berusaha untuk tetap bersyukur pada Yang punya jagad raya ini atas segala rizki yang telah diberikan. Kendati begitu saya juga tak mau memberikan kesan yang salah kepada orang lain.
Mungkin temen-temen banyak yang pernah singgah di halaman iklan yang mengajak bisnis di dunia internet dengan modal sekian ratus ribu dan dapat ribuan dollar hanya dengan ongkang-ongkang kaki (biasanya iklannya penuh dengan font warna-warni). Sering kali gambar di iklan itu lengkap dengan rumah dan mobil mewah serta dandanan perlente si blogger yang bangga dengan keberhasilannya.
Bisa saja hal demikian terjadi untuk blogger-blogger tersebut! Tapi untuk saya ketika memilih menjadi problogger tak lantas membuat saya menjadi seorang pengusaha yang keren dan sukses layaknya di sinetron. Bahkan pilihan saya itu membawa sejumlah konsekuensi.

Dukungan orang terdekat
Mungkin sudah berapa kali saya sebutkan, orang yang paling keberatan dengan profesi sebagai problogger adalah ibu saya. Maklum saja jaman ibu saya memang belum ada internet jadi sangat sulit untuk bisa mengerti skema bisnis di internet. Jadi bukannya menjadi ibu yang bangga, malah sering kali ibu saya bohong untuk menutupi status saya yang sebenarnya.

Jadi problogger dan reuni
Pernah donk datang ke reuni! Selain jadi ajang kangen-kangenan, gak bisa dipungkiri reuni seolah menjadi ajang pembuktian kesuksesan seseorang.

Hal yang paling sering ditanyakan: “sekarang udah kerja dimana?”

Si A: “saya asisten kepala cabang bringin life!” (wooow…manteb!)
Si B: “Asisten internal affair prudential!” (wuiiddiiihhh!!!)
Si C: “Perusahaan sendiri dibidang jasa keamanan!” (Kereeeennn dan sereeemm abieess!)
Si D: “jadi vokalis Alexa band!” (masuk infotainment mulu!)

Dan ketika sampai di saya

Suamimalas: “gue jadi problogger”
Massa: “apaaan?” (begong gak ngerti!)
Suamimalas: “ituloh…bikin blog diinternet trus cari duit dari situ!”
Massa: “diperusahaan apa?”
Suamimalas: “nggak sih, kerja dari rumah!”
Massa: “wah keren donk, punya perusahaan sendiri!”
Suamimalas: “mmmm…nggak sih…bukan perusahaan juga! Cuma kerja dari rumah aja!”
Massa: “Eh, si C dah punya perusahaan sendiri tuh…coba aja minta kerjaan ama dia?”
Suamimalas: “ya deh…ntar gw ketemuin!” (bete abiieess!)

Minimnya jaminan
Sebagian mungkin bilang saya punya rezeki berlimpah dengan penghasilan saya. Tapi itu khan pandangan dari luar. Mungkin penghasilan saya lebih $1000 tapi saya tak punya jaminan sama dengan rekan-rekan yang bekerja di perusahaan. Saya harus bayar sendiri kalau saya sakit! Istri saya melahirkan aja saya bayar pakai cash! Saya harus bisa atur pengeluaran untuk menjamin masa pensiun nanti! Saya gak dapet pesangon kalau di pecat sama Google adsense, Reviewme, Papperjam network, dll.

Musti pinter puter income dan investasi
Hasil yang saya dapatkan sekarang, juga bukan hasil yang seketika. Semua berasal dari investasi bisnis yang juga kenal trial and error. Apalagi di waktu saya mulai dulu belum ada macam bang cosa yang mengajari dan bang zalukhu yang membimbing. Semua saya coba sendiri dan kejeblos sana-sini.

Apalagi dunia internet memang dinamis. Kadang sangat menguntungkan, tak jarang pula besoknya langsung tutup. Waktu sedang booming perparkiran di internet, total penghasilan bisa sampai $3000! Begitu terjadi penutupan massal, pendapatan langsung turun hingga sisa 40%. Makanya saya juga musti pinter tanam uang sana-sini mulai dari bisnis pulsa elektrik sampai jualan burger di sekolahan.

Susahnya berhubungan dengan institusi keuangan!
Pendapatan dollar dari internet dan anda disambut bak raja di bank? Mimpi kali ye! Tahu gak, salah satu alasan saya masih tinggal sama ibu saya? Karena gak ada bank yang mau memberi kredit rumah ke saya! Sementara untuk beli cash rasanya belum memungkinkan. Istri saya udah berulangkali ngiler pengen mobil Daihatsu Grandmax, sayang saya gak bisa dapet cicilan mobil untuk itu! Lah wong kartu kredit aja saya gak punya. Setiap beli domain, hosting atau daftar paypal saya pakai kartu kredit milik istri saya koq!
Jangankan kredit, naruh duit di bank aja susahnya minta ampun. Karena naik turunnya pendapatan yang sangat drastis makanya saya harus pintar berinvestasi. Iitu kenapa saya bikin account, pensiun, jatah sakit, sekolah anak, pengeluaran anak, dll. Dan ketika mau buka rekening unitlink-nya, ajegile dah ribetnya. Nih, salah satu kawan yang juga kesulitan membuka rekening bank karena statusnya yang blogger.

Makanya, bukannya ingin menakuti! Tapi kita harus selektif melihat mana yang gambaran iklan, dan mana yang gambaran nyata. Sebagai contoh, iklan obat flu ajah bisa menyembuhkan dalam hitungan detik, tapi bukti nyatanya khan tidak demikian. Jadi problogger itu sama statusnya dengan profesi yang lain. Dan jangan langsung berpikir anda bisa klinang-klinong naik mobil mewah dan pakai baju keren, kayak di iklan-iklan itu!


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • del.icio.us
  • E-mail this story to a friend!
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Print this article!
  • TwitThis

Comments (48)

 

  1. choir says:

    ini dunia baru. apalagi untuk orang orang yang berumur 45 ke atas. dan memang harus ada yg jadi pelopor.

    Mungkin anda salah satunya. Pelopor kan selalu penuh pengorbanan ? terutama korban perasaan. karena dilecehkan.

    hahhaha. no problemo. susah senangnya kita orang lain tdk akan merasakannya

  2. maureen80 says:

    waahh, klo udah punya bisnis sampingan pulsa dan burger udah gak bole bikin id: suami malas dong… mestinya id mas diganti jadi: suami rajin ato suami giat…

    aku yakin mas juga udah sangat aware dengan perencanaan ke depan dengan aneka investasi sampingan yang udah di planning..
    good luck anyway :D

  3. ariyulianto says:

    saya cuma mesem2 baca tulisan bapak, sebagai newbie di dunia blogger info ini cukup bermanfaat. so until right now, blogger cuma hobi baru, kesimpulan sementara blogger tidak bisa disebut sebagai profesi?, tul kan pak :D, seperti istri bilang apa untungnya ngeblog :D , kalaupun ada blogger yang terkenal dan dapet duit, itu hanya nasib baik saja, puncak gunung es, konten menentukan nasib, teknik tuning blog blom menjamin dapet uang. ya nasib …. ya nasib :D

  4. titaz says:

    waaawww… hebat. berani usaha sendiri lewat blog. keep on movin! oh iya, salam kenal ;p kalo ada waktu, boleh doong saya diajarin jadi problogger hehehehe ;p

  5. anny says:

    problogger yg baik :)

  6. padahal problogger lebih keren dari PNS x-), en nggak harus jadi TKI buat menghasilkan dollar

  7. yudi says:

    hihi ko terasa familiar yah perasaan kalo ditanya “kerja dimana?”
    jawabane nganggur pak hihi :mrgreen:

  8. asmarie says:

    kerja keras untuk mencapai suatu keberhasilan yang tak ternilai memang banyak hambtannya.

    tetap exis saja mas, dan semngat ya

    krena di dunia ini smua manusia dilahirkan tidak untuk menjadi pecundang. Tapi dirinya lah yang bisa membimbing mreka untuk bisa bangkit dan sukses.

  9. ipung says:

    Wew.. serem jadi problogger :)

    Jadi semangat pergi ke JobFair hehehe :)

  10. Denbagus says:

    sip kalau begitu

    salam kenal mas numpang namabang sebentar

  11. fianty says:

    ooohh… baru mudeng aku kenapa namanya suami malas.. xixixi (jadi malu) tapi yang penting halal kan??!

  12. BlogSigit says:

    yang males aja bisa dapet ribuan dollar, gimana kalo getol banget ya….? :)

  13. easy says:

    aku salut dengan orang2 yang kerjanya dari ngeblog. keren..
    soalnya aku juga pengen banget bisa seperti itu :)

  14. harmanto says:

    ini dia kejujuran dari seorang problogger, salut Mas.. tetap terus ngasih pelajaran buat kita-kita ya.. Pak :)

  15. amaralpabet says:

    saya sudah punya usaha sendiri dan setelah saya lihat dunia online bisnsi seperti nya di dalam nya cukup menjanjikan harapan besar. kalo saya cermati kok mereka bisa menghasilkan bahkan puluhan ribu konstan dari main adsense atau affiliate. dan kebetulan saya mulai dari affiliate marketing alhamdulillah saya cukup senengan dengan hasilnya untuk baru mulai. saya berahrap bisa bertukar pikiran dengan teman2 maslah affiliate marketing

  16. badoer says:

    iyah nie mas saya sempat kesulitan pas ditanya pekerjaanNa waktu buka rekening, padahal sesuai Ktp seh pekerjaan saya mahasiswa aja.. Hehe.. Mari kita saling menghargai profesi kita… Yg penting halal

  17. Gelandangan says:

    Wahhh betul tuh mas. Masa depan akan datang perlu di perhitungkan pada saat ini sebab penyesalan itu datangnya kebelakangan :D
    Tulisan yang membendung untuk menjadi Profesional Blogger nih mas :D
    Sukses selalu

  18. Narmadi says:

    Tetep semangat…hidup fulltime blogger “alah ngomong apa nih aku”

    Peace

  19. Lala Purwono says:

    Kalau punya usaha sendiri (bisa dibilang wirausaha juga kan?), memang harus pandai-pandai mengatur pengeluaran dan inves sana sini ya, Mas.
    Seperti suami seorang teman yang bekerja sebagai broker mobil. Kadang bisa dapat sampai 30 juta satu bulan, tapi kemudian beberapa bulan berikutnya malah nggak dapat sama sekali. Management-nya memang harus lebih canggih, sepertinya…

    Sekarang saya masih belum berani…
    Masih milih jadi pekerja kantoran yang insyaAllah mendapatkan passive income dari bidang lain.. :)

  20. dandoenk says:

    kalo kerja dari rumah, enaknya bisa deket sama keluarga. Tapi bagi sebagian yang gak paham… ya gitu, dibilang sbg Suamimalas. Tinggal memberi pemahaman aja Gan pada mereka.

    ingin juga sebenarnya dpt uang dr aktifitas ngeblog

  21. Taktiku says:

    Saya juga tadi ga ngerti problogger apaan hehehe… oh ternyata gitu

  22. Professor Chaos aka Greenapple2008 says:

    suami malas lucu juga euy,cara penyampaian critanya menarik..jah udh ganti namanya lah suamiambisius

  23. suwung says:

    empat jempol buat sampean mas….
    hebad hebad

  24. winmit says:

    Mantap ……………………………

  25. afif says:

    akhirnya saya paham juga artikelnya ringan tak berkesan menggurui dan bermanfaat bagiku trims,..

  26. Reza Fauzi says:

    bener banget tuh, jadi problogger emang banyak konsekuensinya. Mending duitnya disimpen buat buka usaha rumah makan, haha, jadi kerjanya di rumah terus, ada kerja offline sama online

  27. preme says:

    pengen sih jadi problogger yang sukses :p

  28. gusthy says:

    benar-benar hebat!!!!!saya angkat topi sama mas….bolehkan saya belajar sama mas…

  29. aribicara says:

    Dunia Blogger kliatanya dah menyatu dengan diri suamimalas dech … aku juga pengin ….

    Mohon beritahu lebih banyak donk bank Si Junior ini…

    SaL4M ..

  30. Hes says:

    wuiih, sukses pak! Salut! :D

  31. ini baru benar, hasil Internet marketing digunakan untuk investasi.

    Saya baru tahu kalau buka rekening di bank itu sulit, bukankah hanya perlu ktp dan uang?

  32. Eljaholic says:

    Blogger juga profesi bagus kok… dengan kerja keras seperti mas suamimalas ini nyatanya tetap bisa berpenghasilan.. bisnis ga melulu offline kan.. Sukses terus buat kamu mas, dan doakan saya juga bisa sukses kaya kamu hehehe.. :D

  33. budi says:

    problogger,

    mantap juga
    :)

  34. latqueire says:

    punya usaha sendiri kan namanya pengusaha… terserah deh anggapan beliau2… karena menurut saya kerja tidak harus di company.. mau dong resepnya :D

  35. Ecko says:

    Namanya juga konsekuensi, Mas. Apapaun di dunia ini memiliki konsekuensi2 tertentu kalau kita memilihnya. Sekarang tergantung kita, mau tetap pada tujuan atau terlalu takut pada konsekuensi? Bahasa gampangnya, mau sukses atau mau alasan? Kalau mau sukses, lupakan alasan! Tapi kalau mau alasan, ya lupakanlah sukses. Konteksnya dengan problogger, kalau ingin menjadi problogger sukses ya lupakan saja segala konsekuensi yang akan kita hadapi. Fokus saja pada tujuan kita: ingin jadi problogger.

    Sori, cuma sedikit sumbang saran. :))

  36. arielz says:

    problogger..
    i wish i could use that status.. pengen euy, kerja di rumah, ga pake acara diomelin bos gara2 deadline ga terkejar..

  37. xero says:

    hehehehe begitu ya konsekuensi jadi full time blogger, sulit ngurus kreditan, ya ditabung aja dulu klau da ngumpul beli cash om hehehe

  38. azlankadir says:

    suami malas sukses deh….

  39. cebong ipiet says:

    semua ada konsekuensi nya
    kerja apapun ga ada yg gampang
    hasilnya?
    tergantung kita kitanya aja
    ngeluh mulu apa mensyukuri
    wes pokoke bukan kerjaan yg nyusahin orang laen aja
    mo jadi problogger kek, di bank kek, di perusahaan minyak kek,
    sama sama ada resikonyah

  40. cebong ipiet says:

    diriku juga mau Pak, biar ntar kalo ud nikah, g terjebak dalam rutinitas kantor, png ngurus anak

  41. Daniel says:

    Orang yg brani ambil resiko biasanya ujung2nya adalah kesuksesan.
    Tks buat infonya…. Jadi kepengen cepet2 full jadi blogger neh.

  42. rizoa says:

    Smangad NgebloG

  43. Yulia Basoro says:

    Saya percaya apapun pekerjaannya asal serius dan fokus ngejalaninya pasti menghasilkan “sesuatu”. Jadi Blogger sejati dan memutuskan untuk berhenti dari main job ?? gak ada yang salah kok.

  44. [...] Penjelasan ini untuk mereka yang memang mau terjun di bisnis online dan tahu konsekuensinya. Buat yang nge-blog cuma buat having fun, yah ini bisa dijadikan bacaan sambil ngopi dan makn [...]

  45. accord says:

    Pingin bisa jadi problogger juga nih, sedang merintis

  46. steathy says:

    any updates coming ?

Leave a Reply