Lumpur Lapindo dan Kegantengan saya
Malam tadi saya kebetulan nonton tivi, tepatnya acara kick andy di metro tv. Temanya tentang lumpur lapindo. Diulas tuntas mulai dari mereka yang rumahnya terendam, kepala desanya, sampai ahli sosiolog dari UI. Apa yang dibicarakan?
Intinya menurut sosiolog UI peristiwa lumpur Lapindo itu di mata internasional adalah sebuah kejahatan korporasi dan bukan bencana alam. Kehidupan para warga sidoarjo lenyap seketika. Ada ibu-ibu yang terpaksa jadi tukang ojek untuk menghidupi anaknya karena ditinggal mati suaminya yang stress memikirkan rumahnya yang hilang. Ada bapak dengan 11 anak yang belum dibayarkan ganti ruginya. Anak-anak putus sekolah, banyak pengangguran yang akhirnya kerja serabutan, tempat pengungsian yang tidak layak. Dan sejumlah fakta lain yang menyayat hati yang dikarenakan tidak adanya iktikad baik pihak Lapindo untuk membayarkan ganti rugi. Saya pun mengumpat-ngumpat waktu menontonnya saking kesalnya.
Setelah acara kick andy selesai, Metro TV menayangkan liputan pencalonan Surya Paloh sebagai Ketua Umum Golkar yang masih bersaing dengan calon lain macam tommy soeharto dan aburizal bakrie. Karena malas nonton soal politik saya pun ganti channel, yang kemudian berakhir di channel TVone.
Kebetulan pas di TVone ditayangkan juga liputan tentang lumpur Lapindo. Saya pun menyimak dengan serius. Diberitakan bahwa PT. Lapindo sudah beriktikad baik membayarkan cicilan ganti rugi. Semua sudah dijadwalkan dengan baik. Para ahli geologi sudah menyatakan bahwa Lumpur Lapindo adalah bencana alam dan bukan kesalahan prosedur pengeboran. Para korbannya kini hidup layak dan bahkan lebih baik dari sebelum terkena lumpur. Mereka tinggal di perumahan yang cukup nyaman dan terjamin. Ditambah pula Emha Ainun Najib yang mengomentarai bahwa Lapindo kini sudah melaksanakan kewajibannya.
Saya pun lantas mikir, ini koq satu hal yang sama tapi beritanya bisa bertolak belakang 180 derajat begini yah? Gimana Ceritanya? Tak lama kemudian setelah liputan Lumpur Lapindo selesai, Tvone menayangkan berita pencalonan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum Golkar.
Hmmm, saya pun terus mikir, jadi ini yang bener yang mana? Sambil mencoba merekonstruksi semuanya:
1. Surya Paloh jelas bosnya MetroTv
2. Setelah Lativi dijual dan berganti nama menjadi Tvone, kabarnya Aburizal Bakrie menjadi pemiliknya lewat sosok Anindya Bakrie.
3. Lapindo selalu dikaitkan dengan Aburizal Bakrie
4. Surya Paloh dan Aburizal Bakrie Sedang Bersaing menjadi Ketua Umum.
Huehehe, saya pun langsung berkesimpulan. Kalau saya punya duit, saya akan membangun stasiun televisi. Nantinya akan ada pemberitaan yang menyebutkan bahwa saya si pemilik blog suamimalas ini adalah orang yang super duper guanteng bin cakep. Seandainya ada yang protes bahwa berita kegantengan saya itu tidak benar, seluruh menajemen televisi saya itu akan menjawab:
“Ah…itu khan cuma masalah sudut pemberitaan saja! Ganteng itu relatif koq!”









September 26, 2009 @ 4:42 am
September 26, 2009 @ 6:37 am
Informasi yg menarik, mas!
Inilah salah satu bukti bahwa berita di televisi tak jauh dari kepentingan para pemilik modal.
Sayangnya, masih ada saja orang yg sering nyebut-nyebut “beneran! gua liat di tipi kok…!”
hehehe
September 26, 2009 @ 6:50 am
bener banget bro, ada yang bilang,kalo mau menguasai dunia politik,kuasai dulu dunia media..
September 26, 2009 @ 2:11 pm
setuju dengan mrpsycho
September 26, 2009 @ 5:26 pm
karena saya laki2 saya ngga akan mengakui orang ganteng selain saya..
*halah*
September 27, 2009 @ 8:33 am
gitu deh,… kalo media dah di kuasai ma pihak tertentu, pa lagi d manfaatin guna kepentingan politik,….
September 27, 2009 @ 10:47 am
maaf, anda memang ganteng. Tapi no 2 setelah saya. wkwkwkw
September 28, 2009 @ 7:54 am
Aduuuh semua laki2 ngaku ganteng, bingung aku milihnya
September 28, 2009 @ 9:53 am
loh kok jd masalah ganteng..beritanya bener di metro tv banyak yg belum dapat ganti rugi..berkunjung..
September 28, 2009 @ 3:31 pm
wuehe..he…he……lucu banget yah beritanya, mencerminkan ketidak dewasaan dan persaingan tidak sehat, bener2 sakit …..huhhh
September 28, 2009 @ 5:40 pm
dalam sedetik media bisa membangun pencintraan seseorang…seolah dialah pahlawan…dialah manusia suci…bahkan dialah “Tuhan”
dalam seditik juga media bisa membuat seseorang jatuh dalam posisi lebih hina dari binantang….
September 29, 2009 @ 12:01 pm
berita di televisi memang kadang tidak sesuai dengan kenyataan, harus dicerna lagi..
September 29, 2009 @ 4:23 pm
siiiighh …
*tarik napas dulu coz nggak pernah bisa comment di blog super duper ##### ini*
akhirnya, bisssaaa … hehehe
September 29, 2009 @ 4:27 pm
*apa karena 13 ya???*
hehehehe … … … … … … …
September 29, 2009 @ 5:39 pm
well ngga ada orang ganteng yang ngaku ganteng, heheheheh… ngarti kan???
September 30, 2009 @ 11:12 am
untung ngakunya ganteng, coba klo ngakunya cantik, hehe bisa tambah repot
October 1, 2009 @ 10:49 am
GANTENG BENER tulisannya.
hahaha, dasar suamimalas.
salam kenal yaa…
October 3, 2009 @ 10:49 am
udah jadi rahasia publik mas… eh gak update lg soal gempa??
October 3, 2009 @ 3:52 pm
Salam kenal,
Namanya juga lagi kampanye mas. Btw, yang bener yang mana nih?.
October 4, 2009 @ 11:05 pm
sama kang….saya juga ganteng kok…hehehehehe, is campaign kang
October 6, 2009 @ 9:49 am
Thaank’s
banget
October 11, 2009 @ 9:42 pm
yak, mirip kuliah yang diajarkan minggu lalu.
November 26, 2009 @ 8:57 am
liad2 artikel lama mas. .