Mau baca posting ini? Bayar dulu dong!
Coba bayangkan gimana rasanya jika orang lain rela membayar sejumlah uang hanya untuk membaca posting di blog kita. Memangnya bisa? Bisa dounk, ini yang biasa dikenal dengan freemium.
Layanan macam begini sudah lumayan populer untuk situs-situs services di luar sana. Dan bukan Cuma situs biasa saja, karena bentuk blog pun banyak yang menerapkan konsep ini dan berhasil. Biasanya dalam situs atau blog itu akan ada content yang menarik sebagai “menu pembuka”, dan disamping itu di sediakan pula konten versi berbayar.
Contoh paling baru adalah miliknya Kevin Rose founder Digg.com itu. Ia meluncurkan layanan bernama foundation, dimana orang membayar $3,99 untuk berlangganan postingnya.
Sebetulnya apa yang membuat orang rela membayar untuk sekedar membaca blog atau menonton video blog orang lain itu?
Extremely Unique Content
Content atau posting dari blog berbayar itu benar-benar unik dan beda dari yang lainnya. Meskipun informasi di era internet ini dianggap sudah sangat terbuka, namun masih ada hal-hal tertentu yang belum banyak tereskpose oleh internet. Postingan-postingan macam beginilah yang membuat orang rela membayar hanya untuk sekedar membaca.
Akses yang lebih mudah
“ah, info kayak gitu khan banyak di internet tinggal search ketemu, ngapain bayar?” Percaya atau tidak walaupun informasi yang diungkap banyak bertebaran di internet tapi beberapa orang memilih untuk membayar karena perkara kemudahan akses. Mereka tidak perlu search sana dan sini cukup duduk manis menerima informasi dari satu tempat.
Masa sih ada orang yang begitu? Ini bisa dianalogikan dengan contoh berikut. Group Band Naif pernah membagikan CD mereka secara gratis, but you know what? Tetep banyak loh orang yang BELI bajakan album GRATIS ini di mangga dua sana! Kenapa? Karena tidak semua tau harus kemana jika ingin mendapatkan CD gratis tadi, tapi begitu main ke mangga dua CD ini dipajang paling depan. Ini masalah kemudahan akses!
Point of view yang menarik
Mungkin informasi yang sama banyak beredar. Tapi siapa yang menulis di belakangnya menjadi penting. Cara pandang, gaya bercerita si blogger bisa jadi daya tarik hingga orang rela membayar untuk membaca sudut pandangnya. Coba saja jika kamu seorang penulis Cerpen atau Cerber yang banyak penggemarnya. Kamu menulis Cerpen lewat posting-posting di blog. Kemudian menyediakan layanan premium yang isinya adalah Alternatif ending dari Cerpen-cerpen kamu yang bisa dibaca gratis.
Misalnya sebuah cerita romance, di posting versi gratis si cewek dan cowok bahagia, sementara di versi berbayar salah satunya mati. Pasti deh ada orang yang tertarik membayar untuk membaca ending versi premium. Tentunya dengan catatan tulisan dan cara pandang kamu harus menarik!
Full service
Metode ini bisa diterapkan pada blog yang bersifat tutorial. Jadi ada posting versi gratisan yang memuat artikel-artikel tutorial secara umum. Dan ada versi berbayarnya yang menyediakan layanan full service, setiap pertanyaan di comment di berikan penjabaran detail, ada pelatihan dan sebagainya.
Gimana tertarik untuk membuat blog sejenis? Gak perlu jadi Kevin Rose koq untuk bikin blog model begini. Saya sendiri punya beberapa blog jenis ini! Bahkan yang untuk market Indonesia pun saya punya. Dalam blog itu orang harus membayar per bulan untuk bisa membaca isi posting saya. Dan untuk blog ini saya sudah punya beberapa pelanggan tetap yang rela mengantri dan membayar menunggu postingan! Blognya apa? Ini saya ceritakan di posting saya yang ini (klik disini)! Loh koq di protect password? Penasaran mau tahu apa alamat blognya? Bayar dulu dounk, baru saya kasih passwordnya!
PS: Hmmmm…harga 100 ribu untuk password posting yang diprotect itu kemahalan gak yah?
Update: Sering kali langkah freemium ini diambil blogger tertentu untuk membuat blognya bebas iklan dan membuat blognya tetap nyaman bagi pengunjung baik yang bayar maupun yang membaca gratis. Rasanya ini jauh lebih bijaksana dibanding blog yang artikelnya gratis tapi sidebar kanan, kiri, atas, bawah, pop up, link dan lain sebagainya isinya iklan semua dan menggaggu pandangan serta kenyamanan membaca.









January 4, 2011 @ 3:20 pm
wah, aku baru ngeh soal ini. jadi kepingin.
*mikirin content dulu*
thanks my suhu!
January 4, 2011 @ 3:44 pm
Group Detik saja punya detikportal.com ya kang…padahal informasi gratis tersedia meluber di detik.com, toh ada yang mau membayar jadi member detikportal.com untuk informasi yang kurang lebih sama
January 4, 2011 @ 4:12 pm
Yang jelas adalah tulisan siapa? akhli di bidang apa? dan terkenal. Jika tiga hal tsb punya nilai jual tinggi, maka yang abonemen gak akan rugi. Tapi kalau tulisan saya, yang cuma anak SMP, siapa bau bayar untuk baca tulisan saya. Gak tahu nanti, 25 tahun ke depan, setelah saya punya gelar Ph.D. dan jadi orang terkenal yg punya keakhlian tertentu, sepuluh kalimat saya buat mungkin bisa bernilai jual US $ 1.500 kali ya?! Mohon dido’akan, ya?! Amin…..
January 4, 2011 @ 4:50 pm
Jangan terlalu mengecilkan potensi diri. blogger sekelas wimar witular saja pernah menyatakan kekagumannya dengan tulisan anak SMP yang bernama iyo di blognya simplyiyo.blogspot.com (sayangnya setelah pindah ke simplyiyo.com, si iyo kurang aktif hingga blognya mati).
Ini bukti bahwa kadang level pendidikan dan kedewasaan tidak menjadi tolok ukur menarik tidaknya tulisan seseorang
January 4, 2011 @ 5:46 pm
Akhirnya sang ‘Guru besar’ moneitizing posting juga….Sekali posting yahudd banget..gue akan berjuang ngalahin sang ‘Guru besar’ ngasilin duit …hehehehe..kaburr…kualat nanti ama sang Guru..
January 4, 2011 @ 8:19 pm
jiakakaka…guru besar apaan?
Gak papa dounk…justru khan dengan kita berbagi gini…mudah-mudahan ada yang lebih sukses dan mau ngajarin suksesnya juga…
January 4, 2011 @ 10:17 pm
Salam kenal, dan mohon maaf saya dbloger pemula dari banten telah lancang dan nekad membuat group komunitas dbloger banten sendirian, habisnya tidak tau siapa saja dbloger dari Banten…hehe…selanjutnya bimbingan dan pengarahanya sangat saya nantikan…sekali lg mohon maaf…..
January 4, 2011 @ 11:37 pm
oaalaah…koq jadi mohon maaf? Justru saya salut ada yang mau menggagas komunitas blogger. Berhubung saya gak punya kapasitas di soal nimbrung dan komunitas, saya malah pengen ngikut kalau ada yang bikin komunitas
January 5, 2011 @ 5:44 am
Postingan blog bisa dibayar, menarik juga untuk diterapkan.
Pertanyaannya:
1. Bagaimana caranya bikin blog spt itu.
2. Mekanisme pembayarannya spt apa
3. Prospeknya bgmn
terimakasih telh berkenan berbagi
Salam hangat dari Kendari..
January 5, 2011 @ 7:12 am
Kalau Banana sebenarnya cenderung nggak setuju tau kalau baca blog saja harus bayar. Masa sekarang ini nggak harus semuanya berlandaskan uang. Kalau sudah berlandaskan uang. Kasian mereka-mereka yang tidak mempunyai uang untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.
Semoga baca blog dengan harus membayar terlebih dahulu tidak terjai di negeri Indonesia ini
Tetap semangat
January 5, 2011 @ 7:15 am
jadi penasaran aku…seperti apa blognya ya…
btw saya jg lg belajar nulis di blog nih pak…hee
January 5, 2011 @ 8:58 am
pengen juga artikel kita dibayar ya…mmhhh…mantaf bgt tuh
January 5, 2011 @ 9:32 am
tiap kli baca bayar dan contentnya unik kalikan saja berapa pengunjung yg tertarik dg kontent tsb wah jd cepet kaya nih……klo pengen kaya ya dengan ilmu.
January 5, 2011 @ 9:35 am
wow…seruuu
tetap semangat untuk berusaha…hehe
January 5, 2011 @ 9:51 am
@Tusuda: hehehe…a million dollar question…
@banana: sobat…kenapa sih detik punya detikportal.com, kenapa koran tetap bayar meskipun sudah disupport iklan, kenapa ada tv berbayar walaupun ada tv gratis? Semua ada pertimbangannya dan ada segmentasi tersendiri. Ada perhitungan pengeluaran yang harus dibiayai oleh mereka yang memang mampu. Makanya namanya freemium dan bukan premium, ini ada bedanya (remember I’m a problogger as in I make a living as a blogger).
@wien:sama saya pun masih terus belajar
@julie cavero: kalo artikel dibayar, dalam artian kita nulis untuk pesanan orang, diblog ini juga sudah diterapkan seperti itu. Tapi ini konsep yang beda lagi mas, dimana orang bayar inadvance atas apa yang kita tulis.
@sunan:Nah, konsep “cepat kaya” ini jangan juga jadi miss leading. Karena ini bukannya ceret aladin. Ada unsur proses dan trial and eror di dalamnya
January 5, 2011 @ 9:56 am
yang mo baca postingku nggak bayar juga nggak papa koq….
hehehehehe….. coz, blog aku nggak ada satupun KONTEN yang bermutu…..
So…. Lanjutkan Kang…. !!!
Salam dBlogger…
January 5, 2011 @ 9:59 am
owgh…ternyata ada toh blog yang bacanya harus bayar dulu…*garuk2 kepala*
jadi pengin neh artikel saya jadi berbayar…*menghayal*
January 5, 2011 @ 10:17 am
hayah kalo biasa aja ya males kalo harus bayar getu
January 5, 2011 @ 10:45 am
kayakny blum ada deh yg mau bayar buat ngeliat postingan saya.. hihi..
January 5, 2011 @ 10:52 am
wkwkwkwkwk
mantaps Bang Reza ini …..
Semoga bisa mengikuti blog2 mereka
January 5, 2011 @ 11:36 am
udah kulaporkan dek liburannya :p
January 5, 2011 @ 11:42 am
heheu heu..
saya mau bayar tapi ga punya uang
January 5, 2011 @ 11:59 am
postingan saya awut-awutan..
pasti nggak ada yang mau bayar deh,
btw, dapat ilmu baru sama si master .. thanks
January 5, 2011 @ 1:52 pm
haha… senang sekali blog ini diupdate lagi. dan spt biasa postingnya keren…
ttg freemium, aku udah sering liat di beberapa blog luar, namun sejauh ini belum tertarik untuk berlangganan, hehehe
kalu indonesia, aku juga masih ragu apakah tipe blog spt ini akan eksis, karena orang indonesia punya semboyan: jika bisa gratis ngapain harus bayar?
tapi ke depan kayaknya cukup punya prospek ya?
January 5, 2011 @ 1:57 pm
wah menarik ne..jadi pgn ikutan hasilkn duit dari blog…
salam kenal
http://www.momoshiteru.blogdetik.com
January 5, 2011 @ 2:15 pm
@kang yudhie: wew kata siapa toh kontenya gak mutu kang? Tapi toh kang yudhie sudah punya profesi lain…jadi blognya bisa dikonsentrasikan untuk berbagi informasi gratis
@tsefull: huehehe…ndak perlu berkhayal koq…cuma perlu menemukan tema yang tepat
@budiono: makanya unsur menarik jadi penekanan utama dalam layanan model begini
@rianz: belum khan bukan berarti tidak akan…
@aribicara: sedikit lagi situs perpustakaan punya Ari seperti bisa tuh punya layanan ini
@julie: foto kolamnya doank :p
@tonosaur: setidaknya ini bukti bahwa ada yang mau membayar khan
@si jombo: mungkin belum saja
@kuti: saya punya loh yang marketnya orang Indonesia, minimal kontrak 4 bulan pulak untuk baca posting blog itu. Lumayan koq ada saja yang mau membayar
@momo: salam kenal juga momo…
January 5, 2011 @ 2:15 pm
mau jadi blogger yang handal seperti itu? coba belajar di sini
January 5, 2011 @ 2:31 pm
@ibnuaceh: gitu yah…sori link harus di hapus kalo ndak ditangkap spam sama filternya detik
January 5, 2011 @ 3:45 pm
hai mas suami malas.hehe dapat salam dari igasbujang.hehe
cukup memacu semangatku ni postingan.hehe
January 5, 2011 @ 4:13 pm
sebenarnya jenis iklan yg menyebalkan itu flying banner yg menutupi artikel serta pop up
anyway ide bikin blog berbayar bagus juga, tapi apakah sanggup bertahan lama? kompas cetak saja bisa dibaca online gratis
January 5, 2011 @ 5:04 pm
wahhh ,,, cari yg gratisan aja. blognya aja gratisan :p
January 5, 2011 @ 6:39 pm
Jawapos dulu bisa diakses gratis.. tp sekarang berbayar.. padahal saya suka banget dengan ini.. tapi untuk bayar.. emmm.. gk bangetttt.. wkwkwkwkw… Salam kenal mas…
tulisannya mantap..
January 5, 2011 @ 7:06 pm
Oh baru tahu ternyata ada ya harus membayar. Aku gratisan saja.
January 5, 2011 @ 9:03 pm
topik blog yg di protect itu seputar apa mas?
January 5, 2011 @ 9:44 pm
keren
January 5, 2011 @ 9:48 pm
100 rebu kemahalan ditawar jadi 2 rebu ya Pak!! hahhahha…
:p
January 6, 2011 @ 12:06 am
@igasbujang: salam juga
@r10: Dan walaupun sudah bisa dibaca gratis, masih ada yang membeli koran cetaknya khan? Ini sudah membuktikan bahwa kadang bukan masalah gratis tidaknya tapi masalah kemudahan akses.
@kurnia septa: blog saya yang berbayar begitu memang gak ada yang ditempat gratis mas, makanya ada pengeluaran yang memang harus ditutupi
@fendik: berarti konten jawapos itu tidak sebegitu menggodanya (buat mas fendik)
@seni kehidupan: ya…menerapkan layanan freemium memang merupakan pilihan koq.
@usahawarnet: another million dollar question
@biru: tapi kalo dua ribu mau bayar gak?
January 6, 2011 @ 12:58 am
Kapan, yah…
January 6, 2011 @ 7:12 am
Mau baca komentar saya? Bayar dulu mas!
January 6, 2011 @ 8:32 am
ide yang menarik, tapi mau posting apa ya yang kiranya menarik.
lagian kelasnya masih yang gartis-gratis
salam kenal mas
January 6, 2011 @ 8:53 am
wah menarik mas tulisane, tapi kalo saya kayaknya engga punya yg dahsyat² untuk diposting dg berbayar. Toh sebuah ilmu yg kita dapt dan kita sebarkan kembali tidak mengurangi pengetahuan yg menyebarkan ilmu tsb. Malah lebih “lanyah” mahir.
Mungkin di blog saya saat saya lihat traffic kebanyakan mencari hack/crack SN nya IDM, apa harus mem-password artikel tersebut..??? Lha saya juga dapetnya dengan membaca berbagai blog/situs dan ber-eksperimen hasilnya dan caranya saya posting ke blog. Makanya Dari mereka untuk mereka.
Untuk pemasangan banner/iklan sebenarnya tinggal pengaturan conntent nya aja koq mas, pinter² aja ngatus biar blognya rapi dan indah.
salam piss mas, sukses selalu dari sayah blogger yg blognya semrawut…..
January 6, 2011 @ 9:24 am
@herry: konsep ini sering kali di salah artikan, bahwa kita harus menulis semacam “rahasia negara atau rahasia alam semesta” dulu, baru layak untuk diaplikasikan di konten berbayar. Padahal saya sudah memberi contoh di atas tentang cerpen, cerber, dan sejenisnya yang bisa diaplikasikan menggunakan prinsip berbayar ini.
Dan anloginya sederhana, apa dengan menjual novel harry potter-nya (dan bukan menggratiskannya saja) berarti si J.K. Rawling sudah tidak menyebarkan pengetahuannya? Rasanya gak juga, malah mungkin karena orang rela bayar, hingga J.K bisa punya cukup uang untuk menyebarkan pemikirannya lebih lanjut.
Siapa yang mau bayar biaya kertasnya? siapa yang mau bayar biaya marketingnya? sama saja dengan konten itu, siapa yang mau bayar hostingnya (blog saya hosting sendiri bukan tempat gratis)? siapa yang mau bayar CPC-nya? siapa yang mau kasih makan anak istri sayah? huhehehe…I’m a problogger…
January 6, 2011 @ 9:36 am
Wah kayak pak ogah ya, cepek dulu heheheh salam kenal pa suami …
January 13, 2011 @ 3:37 pm
klo postingan Jihan Fahira aku mau bayar…heeeee.
January 15, 2011 @ 7:20 pm
Trim’s atas pencerahan nya Kang semoga aku juga bisa menaplikasikan dalam blog ku
sok pede dan sok tahuBtw, pasti banyak masalah administrasi dibelakng hari kalau gak dioptimalkan dengan baik. Sukses dengan inovasinya.Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
January 16, 2011 @ 10:43 pm
kalau isinya berguna dan/atau menarik memang sih orang bisa aja rela bayar untuk baca. ini kan mirip dengan bayar untuk langganan majalah tertentu misalnya. tampak seperti ‘aneh’ mungkin karena selama ini kebanyakan info yg ditulis di internet dapat diakses secara gratis
d.~
January 22, 2011 @ 7:38 pm
ada yang mau membayar untuk mebaca komentar ane nih? hehehehe… silakan kunjung blog ane gratis, dofollow lho
January 26, 2011 @ 9:10 pm
Tulisan yang BAGUS, semoga dapat berbagi kebaikan dengan berbagi inspirasi…
Semoga SELALU SEMANGAT meraih CITA-CITAnya dan selalu SEMANGAT dalam BERIBADAH…
Kalau ada yang membutuhkan bantuan segala tentang Jas, Busana Kantor, atau segala tentang Pakaian silahkan kunjungi http://www.grosirjaskerja.wordpress.com
semoga selalu lebih baik selalu.
http://www.grosirjaskerja.wordpress.com
January 31, 2011 @ 12:55 pm
sah-sah saja ketika seseorang ingin memberlakukan tarif bagi siapapun yang berkunjung (membutuhkan informasi) dari blognya. hal yang sama juga berlaku pada blogwalker, kalau memang keberatan untuk membayar, ya jangan berkunjung hehehe …
February 1, 2011 @ 5:44 pm
nice post mas…numpang bukmark y^^
February 4, 2011 @ 9:16 pm
wah akhirnya dapet ilmu berharga lagi
tapi kalo untuk blog saya kayaknya belum bisa hehehe mungkin suatu saat bisa bikin blog yang membuat orang ketagihan seperti blognya bang reza baru bisa saya praktekkan
February 26, 2011 @ 1:15 am
Jaman gini, masa mau baca aja mesti bayar
March 10, 2011 @ 10:49 am
mantab nih blog! salut!
September 16, 2011 @ 8:56 am
Makasi kang, alhamdulilah dapat pencerahan hbis baca ni posting
tengkyu..!
April 22, 2012 @ 6:54 pm
mas,,,
aku cuma mau tanya..
kok bisa ya mas handal banget nge-BLOG
wah wah..
gini lho mass.. cuma 1 pertanyaan
SEJAK KAPAN SIH MAS TAU ADANYA BLOG ???