Refleksi dua tahun: lunturnya semangat berbagi

Tidak terasa sudah dua tahun blog suamimalas ini saya kelola. Kenapa namanya suamimalas? Nama ini sebenarnya predikat yang sering diberikan orang kepada saya, karena aktivitas sehari-hari saya hanya berdiam di rumah. Kenapa cuma di rumah? Karena saya mencari penghasilan lewat online alias internet.

Aktivitas seputar bisnis online ini pulalah yang akhirnya menjadi konsentrasi pembahasan blog suamimalas. Alasan saya berbagi sebenarnya sangat simple. Pertama, karena dulu saya sendiri sangat sulit mencari referensi berbisnis online di internet. Kalau pun ada biasanya harus bayar atau ujung-ujungnya hanya jualan produk. Kedua, dengan berbagi saya bisa mendapatkan feedback lewat comment, apakah yang saya lakukan selama ini sudah tepat atau sebenarnya ada metode lain yang lebih efektif.

Syukurnya apresiasi pun mulai berdatangan. Jumlah yang memberi komentar mulai bertambah banyak. Tujuan mendapatkan feedback mengenai cara yang lebih baik pun mulai tercapai. Jumlah feedreader juga ikut merangkak naik. Blog-blog sahabat mulai menulis review tentang blog ini, bahkan admin blogdetik pun pernah menjadikan saya sebagai Blog of the week. Dan tentunya saya juga masih ingat liputan koran Sindo tentang artikel berseri cara memperoleh keuntungan dari blog yang pernah saya buat. Saya pun makin semangat menulis, seminggu bisa posting hingga dua tiga kali.

Tapi sayangnya tidak semua berpikiran positif. Tentangan lambat laun mulai bermunculan. Beberapa komentar negatif seperti “caranya jadul mas, ini sih mainan anak SMP, belagu banget sih baru bisa SEO gitu aja udah pamer” dan komentar sejenis yang mengkritik tanpa memberikan feedback untuk membangun. Salah satu contoh ada pada artikel tentang anti copy paste. Banyak komentar (sayangnya ditangkap plugin SK2) yang dengan sengaja mengcopy tulisan saya dan menuliskannya kembali di kolom komentar, untuk sekedar unjuk gigi bahwa mereka bisa mengcopy tulisan di blog ini. Tanpa memberikan solusi langkah yang lebih baik mencegah copy paste tadi.

Padahal saya sendiri sudah menyatakan bahwa saya memang bukan profesor ahli di bidang ini. Semua saya bagi hanya berdasarkan pengalaman saya saja. Jadi wajar kalau ada banyak kekurangan. Dalam hal copy paste tadi misalnya saya sudah menyatakan bahwa script itu mudah untuk dibuka, buat yang tahu javascript tinggal matikan dari browser. Tapi toh bukan itu intinya, saya hanya sekedar memberikan contoh. Buktinya dari sekian banyak blog saya, sekarang hanya di blog ini saya menggunakan script itu.

Begitu juga dalam hal metode mencari uang lewat blog dan website. Sebisa mungkin saya menghindari menunjukan jumlah penghasilan secara berlebihan, dan menunjukan blog, website, online store penghasil uang milik saya. Ini semata karena takut dbilang sombong dan pastinya saya malu karena jumlahnya tentu tidak seberapa dibanding para master.

Tapi toh, banyak dari kawan-kawan yang terbiasa belajar dengan melihat contoh dan terus mendesak untuk melihat contohnya. Karena itu akhirnya saya memutuskan untuk juga menjadikan blog ini sebagai contohnya (dibanding dengan menunjukan blog saya yang lain). Misalnya soal mendapatkan $100 dalam sebulan lewat blog, jualan iklan langsung yang akhirnya juga ada yang beli, dll. Hasilnya? Seperti yang saya prediksi, bayak yang menuding ini sebagai aksi pamer, mau cari untung sendiri dan jumlah segitu sih belum ada apa-apanya. Lagi-lagi tanpa memberi feedback gimana cara melakukannya dengan benar.

Aksi-aksi macam ini sukses bikin saya agak males lagi nulis tutorial. Lagi pula kalau dipikir-pikir lagi Saya juga gak punya kewajiban apa-apa untuk berbagi toh. Makanya durasi menulis posting pun melorot hingga hanya dua minggu sekali (bahkan lebih). Akhirnya aksi jarang posting ini menyebabkan menurunnya jumlah pengunjung dan komentar. Kawan baik sesama problogger pun pernah mengingatkan saya soal ini ketika kopdar:

“buat apa man elo nulis detail tutorial gitu, sayang. Karena yang mengerti juga mungkin sedikit, dan kebanyakan malah orang isengnya yang datang ke blog kita kasih komen. Apalagi kita sebenernya gak mengambil keuntungan apa-apa kok”.

Yup, kawan saya ini memang lebih pragmatis, dan saya pun mulai mengiyakan ajaran dia. Tapi meski begitu saya masih berharap bahwa dengan berbagi saya juga bisa mendapatkan ilmu yang jauh lebih banyak. Seperti pembahasan SEO seadanya,yang akhirnya membawa saya kenalan sama MT yang punya banyak ilmu tentang menulis. Atau Pembahasan soal cari keyword bikin saya ngobrol dengan Ari yang kasih bocoran keyword hot soal sepakbola. Dan dari tutorial sederhana ini bisa bikin saya kenal sama mas KW, yang mengajak datang ke kuliah seorang profesor Amerika asal Indonesia tentang Facebook.  Bahasan soal blogging jadi bisa dapet makan gratis dari joel dan juga bisa ngobrol soal sistem jaringan. Bahkan dari rumahkayu yang sering dianggap figur public enemy pun saya masih bisa curi ilmu tentang penerbitan buku, karena diskusi soal tulisan saya. Dan masih banyak contoh nyata lainnya, yang saya dapat dari persahabatan sesama blogger.

Mudah-mudahan aksi tuker-tukeran ilmu antara kawan yang menghargai nilai pengetahuan (walau sesederhana apapun pengetahuan itu), bisa bikin saya terus semangat ngeblog tentang tutorial blogging ke depannya. Yah, walau pun sudah dua minggu sekali, setidaknya masih posting, semoga esok hari semangatnya bisa lebih pulih.

Last but not least, happy blogging!


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • del.icio.us
  • E-mail this story to a friend!
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Print this article!
  • TwitThis


21 Comments »

  1. Qisthon Said,

    April 24, 2010 @ 7:43 am

    Santai aja, manusia emang gitu…
    Bahkan saya pernah dengar ada seorang Master yang sering berbagi di blog malah di”ancam” oleh mereka yang kehilangan peluang, karena mereka berbagi dengan cara berbayar :-)

    Maju terus, dan posting terus, memang belakangan ini agak turun intensitasnya, termasuk intensitas saya berkunjung kemari, makasih RSS-nya digenerate full, jadi saya cukup baca dari email :-)

    Terakhir sebagai penambah semangat, ingat pesan Yusuf Manshur, berbagi, bersedekah akan menjadikan rizqi berkah :-)

  2. ismail Said,

    April 24, 2010 @ 11:31 am

    Biarin aja tuh orang yg sok tau. Ga usah mikir mas berbagi aja deh sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya. Gw suka kok dan bahkan gw saranin pembaca bklog gw utk menjadikan suamimalas sebagai salah satu referansi rujukan. Btw kritik saya malah klo bisa tutorialnya lebih detail lagi apalagi klo utk pemula. Pertanyaan saya, sampeya itu nama aslinya sapa toh ?

  3. isnuansa Said,

    April 24, 2010 @ 5:37 pm

    Yang pasti suamimalas dari dulu salah satu sumber bacaan saya yang bermutu. Saya sama sekali nggak tahu apa-apa saat pertama kali ngeblog, dan selalu merasa layak berterima kasih pada blogger lain yang mau berbagi.

    Sayapun pada akhirnya merasakan sendiri blogger yang mengerjai saya, kurang kerjaan, sampai ke yang membuat blog dengan kata2 tak senonoh tentang saya.

    Tapi sepertinya hal seperti itu nggak boleh jadi penghalang ngeblog. Semoga makin sukses ya Mas! Anaknya masih suka ikan asin? ;-)

  4. rice2gold Said,

    April 24, 2010 @ 8:28 pm

    tetap semangat bro…jg pernah mengecilkan kemampuan yang kita miliki. Diluar sana ada banyak penikmat postingan2 kita yang tdk pernah tinggalkan komen tapi setia menanti dan membacanya….termasuk saya….he…he…he…

  5. tonosaur Said,

    April 25, 2010 @ 2:53 pm

    hmm..
    saya juga bingung pengen bagi2 tpi saya pelit..
    wakakakaka

  6. kuti Said,

    April 25, 2010 @ 3:17 pm

    wah, udah dua tahun ya?

    aku ini termasuk pembaca setia blog ini…aku udah mulai baca jauh sebelum rumahkayu dibentuk… dan gara2 keseringan baca blog ini aku lalu coba2 cari duit via blog… dan walau masih pemula, aku udah bisa merasakan (walau kayaknya pemasukan dari metode gak langsung masih jauh lebih besar dibanding metode langsung) hehehe

    aku juga suka baca postingan lama… dulu waktu pertama kali baca sama sekali gak ngerti… sekarang setelah udah lumayan tau soal medan, baru terasa kalu postingan dulu2 itu amat sangat berguna (aku juga pertama kali tau soal john chow atau darren rowse ya melalui blog ini, hehehe…)

    btw,setelah baca posting ini aku dan dee barusan sadar kalau sebagian bloggerdetik ternyata menganggap rumahkayu sebagai public enemy ya? hehehe… Walau kayaknya mereka yang merasa sebagai ‘enemy’ jumlahnya gak sebanding dg mereka yang menganggap kami teman…

    Dan, hanya pingin tau aja, gimana sampai reza menyimpulkan kalu rumahkayu itu public enemy? (hanya pertanyaan iseng dan sama sekali gak bermaksud mencari atau menambah ‘enemy’ baru, hehehehe….) ;)

    peace bro… :)

  7. 'dee Said,

    April 25, 2010 @ 4:04 pm

    Btw, script anti copy paste yg terpasang di rumahkayu adalah yg diberikan reza pada aku dulu.tengkyu ya.. :) d.~

  8. suamimalas Said,

    April 25, 2010 @ 5:51 pm

    @qisthon: iya..rss saya generate full…makanya sebenernya kalo ada yang copas khan tinggal lewat rss yah. :D

    @ismail: mudah-mudahan sih dukungan kawan-kawan bisa bikin semangat lagi

    @isnuansa: walah paling males tuh kalau udah ada yang menyinggung samapai kata tak senonoh segala…:(

    @rice2gold: pastinya bro tetap semangat…apalagi kalau kopdar sama dirimu terus…wakakakaka..

    @tonosaur: nah kalau mas tono ini adalah orang pertama yang memberi comment di bog ini :D

    @kuti: sama saja sayah khan juga dianggap public enemy buat mereka yang suka komen negatif di blog ini. Tapi sih saya terus berdoa mudah-mudahan jumlah public yang suka sama blog ini dan jumlah public yang hanya menjelek-jelekan tanpa memberi masukan jumlahnya lebih banyak. Nah, kalau soal public mana yang suka komplain soal rumahkayu yah Kuti bisa simpulkan sendiri deh.. :D

    @dee: iya sama-sama… :D

  9. sandalilang Said,

    April 25, 2010 @ 10:49 pm

    Mau kasih pengakuan kalo blog ini termasuk yang bikin aku ngeh akan potensi mengais recehan dari internet.. dan membuat aku juga tergerak untuk mencoba.. walaupun belum begitu berhasil (tapi paling tidak sudah bisa belikan istri HP baru dari hasil recehan internet :P), artikel2 yang ada disini sangat membantu sekali lho… So suamimalas, ayo teruskan kerja dari rumah dan share ilmunya supaya semakin besar dan menjadi $uamimala$.. :)

  10. Daniel Said,

    April 27, 2010 @ 5:46 pm

    SAntai aja bro…. Sy salah penggemar yg rutin buka blog ini. bnyk koq yg bs sy dptkan dr blog ini.
    Keep your spirit man….

  11. oky Said,

    April 28, 2010 @ 9:34 am

    cueikin aja bang

  12. depz Said,

    April 28, 2010 @ 12:27 pm

    ahh

    happy blogging
    itu paling utama

  13. melly Said,

    April 28, 2010 @ 2:45 pm

    buatku ada yg baca atau gk, klo niat kita tulus gk masalah
    cuekin aja bang, yg penting hati puas. (tp yg positif)

  14. gusthy Said,

    April 28, 2010 @ 4:21 pm

    saya adalah penggemar berat blog ini…
    tetap semangat ya mas…

  15. greenweb Said,

    April 28, 2010 @ 11:20 pm

    bang reza adalah guru cari receh yang tak pelit ilmu…
    abaikan saja omongan yang skeptis tentang postingan di blog ini… mereka itu sirik tanda tak mampu…(berbagi)
    tetap semangat…

  16. tea for free Said,

    April 30, 2010 @ 2:33 pm

    keep on blogging.
    jangan berhenti berbagi ilmu yah

    ^^

  17. free font Said,

    May 1, 2010 @ 12:24 pm

    membaca tulisan mas, saya kok merasa diajak muter2 gak karuan ya…. absurd…. apa ini memang tipikal online-preneur?

  18. suamimalas Said,

    May 1, 2010 @ 5:17 pm

    @free font: nggak koq…cuma saya doank yang absurd…wakakaka…

  19. jejaklangkah Said,

    May 3, 2010 @ 6:03 pm

    Mas, biarin mereka kencing berdiri aja deh…….. hahaha :P Happy blogging….

  20. andivan Said,

    May 4, 2010 @ 2:05 pm

    seringnya aku susah ngerti, krn emang rada lola nih mikirnya.. maunya sih nanya langsung.. tapiiii.. rada2 segen gitu.. hehehe..
    sdkt pernah aku curi sih ilmunya, kecipratan dolarnya, tp msh stagnan nih.. mau dunk privat.. hehehe..

  21. faza Said,

    October 19, 2010 @ 7:35 pm

    nice………………………………..^_^b

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Comment