Saya kurang sreg sama iklan kondom ini!

Sebelum ke urusan kondom,coba perhatikan kalimat di bawah ini:

 

“Saya pergi ke kantor menggunakan motor atau mobil”

 

Apa makna dari kalimat tersebut? Maknanya ya jelas, saya pergi ke kantor menggunakan mobil atau bisa juga pakai motor. Tapi yang jelas tidak bisa keduanya berada di satu waktu. Kecuali saya pakai mobil bak terbuka dan motornya dinaikan ke atas bak!

 

Simak juga contoh yang satu ini:

 

“Merdeka atau mati!”

 

Ini juga pilihannya sama. Ya merdeka dan hidup atau mati dalam keadaan terjajah. Tidak ada pilihan terjajah tapi gak mati. Lantas apa hubungannya dengan kondom?

 

Nah, ceritanya kemarin saya sedang melakukan aktivitas rutin harian saya yaitu, membahas RUU anti money laundering, aktivitas menanam sejuta pohon, mencalonkan diri jadi bupati, dan menonton televisi. Karena usia saya yang masih belia ,  saya memilih menonton stasiun televisi khas anak muda (itu loh, stasiun televisi yang depannya M, belakangnya V dan tengahnya T).

 

Tiba-tiba di tengah acara muncul iklan kondom. Iklannya sendiri sih biasa aja, Cuma tag line penutupnya yang bikin saya rada bingung. Kira-kira begini bunyinya (ingat loh ini iklan kondom pasti kaitannya dengan hubungan seksual, dan gak mungkin berhubungannya dengan memelihara sapi),

 

“Lakukan dengan bertanggung jawab atau gunakan kondom!”

 

Dunggg…dennggg….jelas dong saya senyum-senyum sendiri. Soalnya sejak kapan kondom bisa mensubstitusi, arti kata tanggung jawab. Kalau benar begitu berarti kalau sudah pakai kondom kita bisa asal-asalan alias ndak bertanggung jawab. Jangan-jangan akan ada perbincangan seperti ini.

 

Bapak yang anaknya di tiduri: “Kamu sudah meniduri anak saya! Kamu harus bertanggung jawab”

 

Remaja beruntung yang meniduri anak si bapak : “Tenang om, saya gak usah tanggung jawab, saya pakai kondom koq!”

 

BELEEEETTTTAAAAKKK…sandal si bapak mampir di pipi manis si remaja.

 

Atau kalau memang kondom bisa mensubstitusi tanggung jawab, perselisihan di jalan raya bisa di selesaikan seperti ini,

 

Orang yang mobilnya di senggol: “Bapak harus tanggung jawab, mobil saya jadi lecet!”

 

Orang yang menyenggol: “Tenang pak, saya pakai kondom koq!

 

BELEEEETTTTAAAAKKK…sandal Orang yang mobilnya di senggol mampir di pipi manis Orang yang menyenggol.

 

Selain itu saya juga berpikir, jangan-jangan pemegang dana taktis di setiap departemen di republik ini juga selalu pakai kondom. Soalnya mereka tidak pernah bisa dimintai pertanggungjawaban penggunaan dananya sih!

 

BELEEEETTTTAAAAKKK…sandal saya mampir di pipi manis pemegang dana taktis di setiap departemen di republik ini.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • del.icio.us
  • E-mail this story to a friend!
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Print this article!
  • TwitThis


1 Comment »

  1. endina Said,

    June 20, 2010 @ 9:05 am

    hahahaha, bnr tuuch..

    lg nyari iklan2 yg nyeleneh utk tugasMarketing Comunicatio, eh ada tulisan ini.
    lucu jg, tp bgs.

    :)

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Comment