Skema profit from blogging (penjelasan I)
Akhirnya sempet juga nih bahas soal skema profit from blogging. Sebelumnya saya mau info bahwa penjelasan ini merupakan dasar dari penjelasan yang akan datang berikutnya. Ini hanya merupkan informasi bahwa mendapatkan keuntungan dari nge-blog adalah sesuatu yang mungkin dan sangat luas kesempatannya. Setelah ini baru kita akan masuk ke detailnya.

Sebelum masuk ke penjelasan ada pertanyaan, sebenarnya kenapa nge-blog itu bisa mendatangkan keuntungan? Karena,
1. Porto Folio/Seleb wanna be!
Jika kita punya blog yang sudah dikenal, maka otomatis kita pun akan mudah dikenali. Blog tersebut dapat dengan mudah kita jadikan portofolio atas apa yang sudah kita kerjakan.
2. Jaringan Pertemanan.
Interaksi di dalam blog (blogwalking, balas membalas comment) membuat jaringan kita bisa meluas, sejauh internet mampu menjangkau tempat tersebut.
3. Trafik
Banyaknya orang yang datang ke blog kita merupakan modal utama yang bisa mendatangkan keuntungan. Karena dibisnis manapun, jumlah calon customer merupakan modal nomer satu.
Dari tiga modal itulah kita bisa mengembangkan potensi blog kita menjadi keuntungan. Sebelum dilanjutkan jangan lupa ambil pisang goreng dan teh.
I. Direct profit
Seperti sudah dijelaskan. Aktivitas nge-blog kita bisa langsung diartikan sebagai keuntungan. Keuntungan ini dibagi menjadi dua
I.1 Direct Sales
Isi blog kita ataupun sidebarnya kita gunakan untuk melakukan aktivitas jual beli suatu barang atau jasa. Penjualan barang atau jasa itu langsung masuk ke kantong kita. Jual satu dapat satu, jual dua dapat dua.
“Ah saya gak bakat jualan!”
Mungkin begitu yang ada dipikiran kita. Tapi dunia blogging yang luwes dan cair ini memungkinkan kita untuk menyesuaikan penjualan dengan gaya kita sendiri. Coba saja nanti disimak contoh yang ada di bawah.
I.1.A Direct Sales Own stuff
Yang kita jual adalah barang milik sendiri. Barang ini bisa apa saja, baik itu jasa (desain, layanan penulisan, dll), barang tradisional (macam baju, kerajinan, lukisan, dll), dan barang digital (seperti ebook, musik, film panas, dll).
Contoh paling simple adalah blog milik ratunya blogdetik, Mba easy! Baik di postingan maupun di sidebarnya, mba yang satu ini selalu menyelipkan aktivitas penjualan langsung barang milik Palembang city. Lansung tidak berarti dengan cara seperti layaknya pedagang kaki lima
“dipilih-dipilih, kaos Palembang harganya murah..bersaing…dipilih!!!”
Tentunya tidak dengan cara seperti di atas. Meski belum maksimal tapi blognya mba easy sebelumnya sudah memenuhi tiga kriteria (seleb wanna be, jarring pertemanan, dan trafik) di atas. Dengan modal ini mba easy bisa dengan luwes ‘menjajakan’ dagangannya. Contoh posting dagangannya ada di soal total football dan soal exhibition. Atau juga bisa diakses melalui sidebar-nya.
I.1.B Direct Sales 3rd Party Stuff (barang milik orang lain)
Tapi saat ini saya belum memproduksi barang apapun? Ya ndak, masalah! Jualin ajah produk orang lain. Jenisnya banyak koq diintenet. Coba aja main ke Amazon disana banyak menjual buku-buku yang keren-keren yang memperbolehkan kita menjadi penjualnya (konon salah satu penjualan buku harry potter tertinggi di Amazon dari orang Indonesia loh). Ada juga baju, kaos, kaset, jasa perjodohan, jual domain, hosting dan masih banyak lagi, you name it!
Contohnya? Ya, coba aja main ke postingan saya yang membahas soal reviewmu ini. Selain membahas soal layanan itu, secara gak sadar pembaca juga saya ajak untuk ‘membeli’ jualan saya. Apa yang saya jual? System referral reviewmu. Kalau program ini jalan saya dapat uang dari setiap anggota yang melakukan review. Istilahnya share profit. Dan tanpa optimasi apa-apa, referral saya saat ini sudah melebihi angka 30 orang. Lumayan.
Nah, ini baru sebagian kecil bahasan nih! Udah kepanjangan, besok nyambung lagi yah! Trus gimana caranya? Step by stepnya gimana? Gimana cara bikin produknya? Gimana cara nyari produknya? Kalau saya nggak mau jualan gimana? Kalau saya gak mau blog saya berkesan komersil gimana? Sabar, perjalanan kita masih panjang. Setelah selesai bahasan umum soal skema profit from blogging (yang masih ada enam bahasan lagi itu), kita akan mundur lebih ke belakang lagi untuk mempersiapkan blog yang siap menjalankan skema profit from blogging ini.
Jadi inget yah, ini pengetahan dasar, supaya bisa sampai di tahap ini kita harus lalui beberapa tahap dulu. Semoga pisang gorengnya masih banyak untuk menemani baca posting selanjutnya.
Comments (36)









kebetulan hari ini gak sarapan pisang goreg. tapi kue sus n susu cokelat.
tetap lezat untuk disantap sambil belajar ilmu2
nyari duitngeblog, walopun dosennya adalah seorang suami yang malasnya pool :))ehm, seneng banget rasanya bisa dijadikan contoh disini, walopun jujur aja, kalau dari segi penjualan belum banyak peningkatan, tapi brand kaos saya jadi lebih kuat dengan aktifnya promosi via blog
thanks Bang..
“dipilih.. dipilih.. pisang goreng masih hagat.. seribu tiga.. seribu tiga..”
udah dijadiin contoh, eh berhasil pertamax pula..
#easy: sayangnya saya ndak punya kaos untuk dibagikan ke mba…
wahhh…
sip ni bang bahasannya..
Logis banget..
heran d, pinter banget ni orang…
oia, kabarnya Luna maya gimana bang?? hehe..
salam kenal suami malas..
Gud review nih,easy reading.. cocok u/ org yg masih awam seperti sy,ditunggu lanjutannya,,
trims..
#irvan: salam kenal juga mas…justru karena saya juga orang awam makanya saya pakai bahasa awam…
jadi pengen euyy
#:eL: husssss…”pinter”…kamu suka menyimpulkan sendiri neh…heuhehe…
ini khan dari hasil baca-baca buku diluar sono direview, gabung jadi satu, tambahin sesuai pengalaman mana yang bisa jalan dan plus contoh doank
jadi ini mah gak murni ide saya…cuma jalanin yang udah ada dari berbagai sumber doank…
btw Luna maya katanya kawin ma ariel yah? kemaren baca di tabloid katanya dah nikah siri. Bener gak yah?
malas sudah pintar apalagi kalo rajin..
masih penjelasan satu ya..?! ditunggu deh lanjutannnya.
Kalo masalah bisnis iklan, ampun deh. Karena wp.com gak ngijinin. Bisa digembok lagi neh.
hehe…
Ulasan yang menarik mas.
Matur suwun dan salam kenal.
Hmmm… kayaknya hrs di print dulu nih… nanti aja deh skalian sama bab 2-nya… heeheehee…
nice tutoring, thx boss
… cobaaa, aaah….
brarti aku ningkatin trafik dl… soalna lum bakat dlm marketng
mantap postingannya… paling tidak kita udah dapat gambaran awal, profit seperti apa yang bisa didapat….
kayaknya harus beli pisang goreng lagi ya?
ga bakat jualan apalagi jadi celeb! *sighs* tapi saya akan tunggu postingan berikutnya
*geleng2 ama komen pertama..
nunggu yang kadua bang.!
ajarin caranya jualan dunks..hehe…
klo mau ngasih pengumuman di blog bahwa aku lagi bikin sesuatu terus sponsor available gimana ya??
Um..pngen jg bisnis..tp bisnis apa y??
Bener kan.. Ahli bener. Gak percaya sih. Terus kang tebar ilmunya. Ak jg pengin jual diri. Ehh.. Jual barang:-)
Emang banyak untungnya ngeblog. Payahnya yah… bikin kita ketagihan itu loh. Gak di kantor, gak di rumah… mlototin blog terus
Syarat2nya belum semua nih
but tetap enjoy aja, lanjut bang..
punya suami yang malas saja sudah pintar kaya ginie apalagi kalau suaminya rajin dan disiplin
[...] Tapi jangan pernah minta tambahan pisang goreng ya, karena pisang goreng hanya dijual di warungnya suami malas# Leave a comment Comment RSS Tagged cappuccino, choco granule, kopi, torabika [...]
aq jga sambil ngemil mkn mie nech… hehe
Saya ditemenin “kopi kental”. Jadi, walopun pisang gorengnya udah habis, tetep betah baca posting-an selanjutnya.
Jgn bosen2 brbagi ilmunya ya mas, hehehe..B-)
[...] « Skema profit from blogging (penjelasan I) [...]
sip mas…
salam kenal,,,boleh juga tuh…
uuuhhh… main kesini kok aku jadinya pengen jadi istrimalas… hehehe.. thanks.. ditunggu kelanjutannya yach..
[...] membahas skema profit from blogging yang pertama dan kedua, tadinya saya mau melanjutkan ke penjelasan ketiga. Namun, pengalaman hari sabtu kemarin [...]
Hayah, lagi mau baca, lha kok ditelpon suruh pulang…
Besok balik lagi Boss, untuk baca artikel ini dan lanjutannya….
Mohon maaf dan terimakasih
Tanpa pisang goreng dan teh, segera meluncur ke topik bahasan selanjutnya…
[...] sempet juga posting soal ini. Setelah kemarin berdiskusi tentang direct profit yang terdiri dari direct sales dan indirect sales. Sekarang beralih ke focus indirect [...]
jarang - jarang ada praktisi internet marketing yang mau berbagi tanpa pamrih, panjenengan lah salah satu diantara yang langka tersebut, salut Bos….