Skema profit from blogging (penjelasan II)
Posting kali ini masih tentang penjelasan skema profit from blogging. Setelah kemarin menceritakan tentang direct sales. Sekarang giliran belanjut ke berikutnya.

I.2 Indirect Sales
Berbeda dengan direct sales, dalam skema profit indirect sales, aktivitas nge-blog kita baik itu postingan maupun kelengkapan blog yang lain tidak bertujuan melakukan aktivitas penjualan. Blog kita hanya berfungsi sebagai pengantar visitor ke tempat lain yang melakukan penjualan. Dan untuk beberapa layanan, justru tidak diperkenankan (diharamkan) untuk melakukan aktivitas penjualan langsung.
I.2.A Indirect Sales via broker
Cara inilah yang umum dikenal di kalangan blogger. Jadi kita nge-blog seperti biasa tetapi blog kita dilengkapi dengan iklan yang dikelola dari pihak ketiga melalui beberapa cara. Beberapa jenis penghasilan ini:
PPC (paid per click): kita dibayar berdasarkan jumlah klik iklan didalam blog kita. Jenis dan isi iklan tersebut akan otomatis menyesuaikan dengan isi blog kita. Beberapa layanan yang seperti ini Google adsense, Kumpul Blogger, Adsense Camp, dll.
PPC in post: dibayarnya juga berdasarkan click tapi bedanya iklan ini berada di dalam postingan. Secara otomatis (jika ada yang sesuai) akan mengubah kata-kata di dalam postingan kita menjadi link iklan. Layanan seperti ini: Kontera link, link worth, TLA, dll.
Link ads: Kita berjualan link, yang biasanya letaknya di siderbar. Cara kerjanya simple kita taruh link orang lain di siderbar dan kita dibayar. Layanan seperti ini: TLA, Backlink, dll.
Banner ads: Prinsipnya kurang lebih sama dengan Link ads, bedanya yang kali ini bentuknya berupa banner gambar. Pembayarannya ada yang berupa PPC (berapa banyak iklan itu di klik), ada yang dihitung berdasarkan page view (banyaknya orang yang melihat) dan ada yang berdasarkan penayangan (dihitung flat berdasarkan durasi penayangan). Google adsense juga punya layanan seperti ini.
Paid Review: untuk yang ini udah beberapa kali pernah saya bahas. kita dibayar berdasarkan postingan review yang kita buat. Contoh layanan ini: Sponsored Review, Blogvertise, Smorty, Review ME, Review Mu, dll.
Nah, seperti yang saya jelaskan sebelumnya layanan via broker ini beberapa tidak memperbolehkan kita untuk mengarahkan pembaca blog kita secara langsung. Misalnya, dalam google adsense tidak boleh kita bilang “click iklannya donk!, bantu saya donk dengan mengklik iklannya saya jualan x$, dll”. Atau misalnya untuk layanan Paid Review dalam beberapa kasus tertentu kita justru diperbolehkan me-review secara kritis dan tidak diperbolehkan menggunakan kata-kata sponsor.
Ada contohnya? Ketika saya mulai dulu, saya tidak punya tempat belajar jadi saya langsung belajar di google adsense-nya. Mereka memberi contoh salah satu situs yang sampai saat ini saya ingat, yaitu seat guru.
Matthew Daimler memulai blog ini pada tahun 2001. Saat itu ia sering menggunakan pesawat terbang untuk bepergian bisnis. Dalam sekian kali perjalanannya itu ia menemukan bahwa rute penerbangan, jam penerbangan, jenis pesawat dan tempat duduk memberikan sensasi dan rasa yang berbeda ketika terbang. Mulai dari letak colokan listrik, monitor TV, efek suara mesin, sampai pemandangan ketika take off dan landing ternyata berbeda untuk tiap tempat duduk yang beda.
Karena itu akhirnya ia memposting tentang sensai duduknya di setiap penerbangannya yang akhirnya bisa dibentuk chart tempat duduk pesawat dari masing-masing rute, maskapai, jenis pesawat dan jam penerbangan dan tentunya letak tempat duduk itu sendiri. Hasilnya, web-nya banyak dikunjungi mereka yang ingin bepergian. Mereka menjadikan postingan seatguru.com sebagai referensi sensasi yang mereka inginkan.
Ketika Matthew memasang google adsense secara otomatis GA menampilkan iklan maskapai penerbangan, bisnis travel sampai layanan paket-paket travel wisata. Sementara pengunjungnya adalah mereka yang memang hendak bepergian. Tak mengherankan tanpa bermain curang dengan mengemis iklannya minta diklik, seatguru sudah mendapatkan penghasilan yang banyak dari GA.
Ia tidak pernah menjual tiket secara langsung, ia tidak disponsori airline tertentu, ia hanya menulis tentang enaknya tempat duduk yang itu dan gak enaknya tempat duduk yang ini. Tapi ia tidak sekedar menulis jenis spesifikasi tempat duduknya, besar monitor di depannya, dll. Ia menuliskannya sesuai dengan pengalamannya, dan memberikan sentuhan sensasi personal mengenai efek tempat duduk tersebut. Makanya hasilnya bisa maksimal, Karena orang jadi penasaran dengan apa yang ditulisnya. Mungkin ini yang sering di maksud mas Anjari dengan nge-blog dengan taste! Dan terakhir di tahun 2007 kemarin seatguru.com sudah berganti penampilan karena telah dibeli oleh tripadvisor.com.
I.2.B Indirect Sales Own Selling
Pada prinsipnya sama dengan penjelasan di atas. Bedanya layanan tersebut kita kelola sendiri dan tidak melalui broker. Salah satu caranya adalah dengan membuat halaman iklan yang menayangkan kesempatan beriklan di blog kita, seperti yang pernah saya jelaskan disini! Hanya yang perlu diingat, jangan melakukan keduanya secara bersamaan untuk jenis layanan yang sama. Misalnya, jika kita sudah menjual jasa me-review atau pasang banner sendiri jangan kemudian menjual kembali jasa yang sama melalui broker. Atau setidaknya harganya jangan disamakan. Ini untuk menjaga etika bisnis yang lebih baik.
Dah yah, panjang bener nih! Pegel juga, besok nyambung lagi, mau makan pisang goreng lagi ah!
Comments (46)









*nunggu enggak sabar untuk penjelasan berikutnya*
O…gitu ya. makasih deh infonya
#kilaubintang: tenang bro…you are next…heuehehe…
walah..
masi nyambung lagi tho.?!
pisangnya masih bos.? kalo mau kopi ditempat easy ada banyak tuh..
berhadiah juga..
wk..wk..
#dheminto :sama-sama
#cyperus: iya nih…turut jadi sponsor juga yah…
great info
postingan seorang master emang selalu enak dibaca
ripiuw lumayan juga loh mas, daripada ads, kecil dapetnya,hehehe.
mas… aku ora ngerti…
huhuhu…
sek-sek… tak baca lagi ya….
#winmit: terima kasih
#shanti: ndak papa mbak…khan kita sama-sama belajar…makanya siapin pisang goreng buat sambil ngemil…
wew bacanya harus teliti bgt
biar bisa di mengerti…
thx bwt infonya
ada info menarik nih bwt para facebookers. http://priandhani.blogspot.com/2009/01/facebook.html
mantabss postingannya. btw kang, saya mencoba mempopulerkan ngeblog dg taste, tapi rasanya saya belum sepenuhnya melakukannya. meskipun saya menulis sesuai yg saya pikirkan dan rasakan. tapi rasanya masih blum spontan. jadi taste masih sangatttttttttttt kurang.
tks ya..
wah jadi tertarik nih. hehehehe
klo wordpress yg gratisan ky yg aku pake
bisa dipasangin adsense g? soale klo diblogspot bisa tuh pak
Buru2 cari pisamg goreng neh..B-)
Wah ilmu baru nih buat saya…. perlu dipelajari juga
Banyakin sumber income….
masih tahap mengamati dulu .. hehe
Emang harus di print supaya ngelotok… (kalah deh rambutan!)
sep2 makin mantab ajanih artikelnya boss..
hehe lama gk maen dimari
karena lum bisa direct sales, jadi skema yang ini keknya yang lebih cocok tak coba
Monitor terus neh…., ditunggu…..
sebuah skema profit yang sangat terstruktur Bung.
managemennya sudah paymentfriendly.
Wah..ebad dibuat skema..
wadud puanjang amir kang nulisnya ag pegel yah hehehehehe…lam kenal yah kang
wah jadi gitu ya.. saya dulu sempet ngemis loh mas, haha
pembahasan agak berat nih… lanjut….
mantap mas….
baca lagi ah part 2 nya,lumayan,, Mas mau nanya pertanyaan simple boleh ga (utk yg master jgn diketawain ya..) gini mas:
mengenai GA (google adsense) kalo udah dipasang trus PR nya besar,kita dibayar via apa ya? lewat rekening kita kah? atau gmna? (hebat ni profitnya udh 14 jt an)
ehm,. oia suami malas.. boleh usul ga? script anti copy pastenya klo boleh lepas aja cos sy ga bisa (kurang nyaman) untuk klik kanan n open new tab (modzila),tenang sy menghargai karya org lain ko,mungkin visitor yg lain merasakan hal yang sama. Lagipula scriptnya gampang sy tembus mas,tinggal… (ehm.. ga jadi) nti ada yg jahat lg.
maaf ya mas cuma masukan aja ko,syg blog nya udh bgs bgt,apalagi ada tafsir Al-Quran yg trus update (sampaikan walau satu ayat).
oia sy tunggu part III’nya yach mas.
Trims Suami malas..
lanjuuuut bos….
wadduh, panjang amat bos…..
mata mpe ngejelimet nich,,
tp kayak na banyak isina dech,…
http://globalwarming.blogdetik.com/2009/01/17/apa-yang-bisa-kita-perbuat-untuk-globalwarming/
yah..yah..yah.. (mode on sok ngerti
)
nexttttt…..
ulasannya mantab bener..
terutama bagian cerita tentang seatguru dan closingnya untuk membedakan harga demi etika bisnis..
ditunggu lanjutannya (kalo ada)
Wayah..sampe sayu mataku bacanya..
Mesti di print out neh..
wahhhh terima kasih mas
atas pelajarannya
sangat berguna
wajar aja kalo si suami ini sukanya bermalas-malasan doang.
dari penjelasan dan uraian diatas, aku bisa mendapat gambaran seberapa jago dia dalam urusan mencari profit dari ngeblog…
dan tentunya.. dompet si suami malas ini pasti tebal dengan dollar
Salam Kenal aja….
Darwizar.SE
Caleg DPRD Kota Batam Dapil II ( Hanura )
No 7 itu Darwizar SE
bersambung lagi gak om? ngenteni part IIInya
telah membaca dan akan melaksanakan
…. menunggu next publishing
masih belon ngerti nih tetntang cari duit di blog,mesti cari pisang goreng lagi nih
biar paham
[...] « Skema profit from blogging (penjelasan II) [...]
Wew, penjelasan yang sangat mantab dan bermanfaat….
Tapi saya belum puas, rasanya masih nggantung, Boss….
Ditunggu lanjutannya…..
Karena disini sedang tidak ada pisang goreng, saya nyruput kopi sambil bakar 234 aja….
[...] soal ini. Setelah kemarin berdiskusi tentang direct profit yang terdiri dari direct sales dan indirect sales. Sekarang beralih ke focus indirect [...]
di tunggu part 3 nya..
I have used Kontera on one of my blogs and i earn good from this ad program.-’:
Baru ngeh dengan yang dimaksud ‘Content Is King’ setelah membaca postingan ini, walhasil, kita harus fokus untuk menajamkan diri di satu tema yang unik dan menarik, maturnuwun arahannya Bos…