Skema profit from blogging (Penjelasan III)

Akhirnya sempet juga posting soal ini. Setelah kemarin berdiskusi tentang direct profit yang terdiri dari direct sales dan indirect sales. Sekarang beralih ke focus indirect profit.

skema profit
Indirect profit
Keuntungan yang kita dapat dari nge-blog tidak dapat terukur dan terkonversi langsung pada saat itu juga. Kalau pada direct profit kita bisa mengukur mulai dari prosentase keuntungan berbanding jumlah posting, sampai dengan hitungan jumlah keuntungan tiap klik, dsb (hitungan ini akan kita pelajari nanti). Pada indirect profit kita tidak bisa menghitung secara tepat berapa yang kita keluarkan dan berapa yang akan kita dapat.

Supporting current activity
Seperti sudah dijelaskan pada penjelasan pertama yang lalu, blogging bisa merupakan sarana portofolio kita. Jadi walaupun dibawakan dengan cara yang ‘cair’ dan santai, tetap saja blogging bisa digunakan sebagai sarana pendukung aktivitas kita.

Sebagai contoh kita bisa lihat situsnya Mario Teguh (sayangnya sedang eror). Sebagai pembicara terkenal, bapak satu ini juga menggunakan media situsnya untuk mendukung aktivitasnya. Web tersebut juga mengandung posting-posting tentang ‘kata-kata bijaknya’ dan tentunya juga jadwal kegiatannya. Dengan begitu Mario Teguh bisa memperluas ‘pasarnya’ lewat media blog.

Contoh lain, adalah blognya pak anggara si pengacara yang sudah sering saya sebut. Waktu saya Tanya alasannya nge-blog (dulu), ia selalu menjawab “sewa kantor mahal, mending bikin kantor maya modal 300 ribu setahun!” katanya kemudian. Bagaimana hasilnya? Saat ini Anggara banyak menerima email konsultasi mulai dari yang serius maupun sekedar iseng. Setidaknya namanya mulai terdengar.

Terakhir, ia sedang menangani permohonan pengujian pasal 27 ayat 3 UU ITE. Lucunya, kasus ini sebelumnya sudah ada yang mengajukan tapi tampaknya pemerintah adem ayem saja. Tapi ketika anggara yang mengajukan, pemerintah jadi ‘agak’ sibuk dan mempersiapkan jawaban. Apa karena ia punya blog yang banyak dibaca orang? Mungkin saja!

Atau anda sedang mencalonkan diri jadi calon legislatif dan sedang mencari dukungan? Ya, monggo dilihat contohnya disini!

Jadi pada dasarnya, apapun kegiatan kita tuangkan saja diblog. Bisa jadi blog kita akan menjadi portofolio yang berguna buat kita.

Create new activity
Bedanya dengan poin pertama, aktivitas blogging yang satu ini justru menciptakan kegiatan baru (sesudah kita nge-blog) yang bisa mendatangkan untung buat kita. Sebenarnya kegiatan baru apapun bisa tercipta dari dunia blogging, tapi sekedar contoh blogging bisa mencipatakan kegiatan sebagai:

1.    Penulis lepas baik di media massa, situs-situs berita, situs umum, maupun jaringan blog  problogger.net sering membuka lowongan untuk menyewa para penulis)
2.    Tulisan kita diterbitkan
3.    Menjadi pembicara
4.    Menjadi konsultan

Contohnya sudah jelas tengok saja raditya dika yang baru-baru kemarin tampil di acara tukul Arwana. Awalnya mulai dari blog tentang kehidupannya sebagai pelajar bodoh. Kini tulisannya malah dibukukan, dan dibuat film. Raditya juga sering menjadi pembicara di beberapa tempat. Saat ini sudah mulai banyak blogger yang karyanya dibukukan, seperti pidibaiq, mbot, dan beberapa lainnya.

Atau mau seperti nonadita yang dengan santainya menulis tentang masalah di kota bogor. Karena blognya ia kini malah dapat beasiswa dari Microsoft, pergi ketiga daerah dengan akomodasi ditanggung dan uang tunai 15 juta rupiah.

Kesempatan paling akhir dari indirect profit from blogging adalah kesempatan untuk mendapatkan untung dari menjual blog? Huh, blog dijual? Yup betul, aktivitas ini sudah lama ada mulai dari yang terjual ratusan dollar, ribuan atau bahkan angka yang fantastis.

Misalnya blog wpdesigner.com yang terjual dengan harga $65.000. Atau contoh terakhir yang paling wah adalah bankaholic.com yang berhasil terjual dengan harga $15 juta dollar (dan ini adalah sebuah blog yang dijalankan oleh satu orang). WEeeEEEEWW!!!!

Wah okeh deh!!! Kalo gitu saya mau mencari profit dari blog!!!! Huehehe…tunggu dulu! Seperti saya bilang sebelumnya penjelasan pertama, kedua dan ketiga ini adalah penjelasan umum, banyak hal yang harus kita persiapkan sebelum menuju kesana.

Hal yang pertama yang harus disiapkan adalah niche topic, atau tema spesifik. Yah, kalau kita perhatikan contoh-contoh dari penjelasan pertama, kedua hingga yang terakhir ini hampir semua blog sukses itu merupakan blog dengan tema-tema yang spesifik. Mulai dari tentang tempat duduk pesawat, hukum, petuah bijak, pencalonan legislative, theme wordpress, sampai perbankan. Bahkan raditya dika, pidibaiq maupun mbot, walaupun terkesan membicarakan keseharian semuanya punya tema spesifik. Radit dengan pelajar bodohnya, pididbaiq dengan komedi hitamnya, dan mbot dengan kisah orang kantorannya.

Nah, kalo gitu saya mau ubah tema posting blog saya jadi lebih spesifik!!! Eiitttsss, tunggu dulu! Kita masih memerlukan blog kita yang berisi postingan gado-gado itu! Untuk apa? Bagaimana mencari tema yang sesuai dengan kita? Bagaimana mencari tema yang menguntungkan?

Nanti dilanjutin yah…udah kepanjangan. :D


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • del.icio.us
  • E-mail this story to a friend!
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Print this article!
  • TwitThis

Comments (32)

 

  1. lischantik says:

    Wah klo blog lilis jauh panggang dari api bisa bgitu.

  2. cyperus says:

    iyah panjang, memang.. pisang gorengnya mana.?

    masih lanjut pula… kwkwkwkwkwkw

  3. casual cutie says:

    makanya casual cutie selalu usahain supaya niche topic. itu sebabnya casual cutie ga bs kerjain PR dan award dr temen2 blogger di index. tp ya, beberapa teman blogger marah krn casual cutie ga mau kerjain PR dan award. duh..casual cutie jd serba salah. kalo casual cutie posting PR dan Award di index, wew bs hancur deh niche topic yg casual cutie pertahanin selama ini

  4. yosephs says:

    menunggu lanjutan…

  5. songgolangit1 says:

    hmmm……

  6. kalo suamimalas spesifik di bidang apa ya ?

  7. tukyman says:

    hari sabtu gak ada gawean, akhirnya aku ya ngeblog jalan satu satunya :)
    + ninggalin bekas

  8. the fachia says:

    wah wah skemanya panjang banget..

    kayak silsilah keluarga. hehe..

    Tapi mantaps nih!!!!!!

  9. fandhie says:

    hebat bro… sumpah tulisannya oke…

  10. easy says:

    hmm.. blogku ga punya pendirian :(
    ga ada spesifikasi… pantes aja ga mungkin laku terjual :(

    tapi tulisan bang reza ini asli berguna banget untuk aku pelajari :)

  11. Reza Fauzi says:

    artikelnya mantaps… bingung mau komentar apa :-s

  12. windrey says:

    mau dunk di bukukan.. hehe

  13. dandoenk says:

    punya blog gado-gado aja, rasanya masih gak karuan gini :)

    ditunggu episode selanjutnya :D

  14. munawar am says:

    sudah lengkap; lengkap sudah….; selamat bekerja keras; semoga rejeki mengalir deras…

  15. Aunty Sang Anak "Ikan Akin" says:

    So, kapan my lococlothing bisa jalan??? Ayo direalisasikan…aunty sudah gak begitu sibuk sejak punya assisten dan project manager…kekekkekeke

  16. aribicara says:

    Kliatanya aku dah banyak baca Ilmu2 dari abang.. tapi kok aku masih males untuk memulainya yaaaaaaaa :D

    Mohon motivasi aku dan pull up aku :D

  17. kesuksesan itu memang butuh proses dan nggak bakal singkat :)
    tp jikalau seseorang terbebani harus kearah sana, kadang susah untuk mencapainya :)

  18. subhan says:

    sudah ngantuk, bca setengah dulu….

    nice post bro

  19. De la rosa says:

    tulisannya sangat menyasar ke business-blog,
    pak SM, mengapa tidak ke corporate-blogging saja?
    jadi profesional mewakili marcomm suatu perusahaan (mirip marketing agency) dng bahasa khas blogger

    btw, buat para penikmat tulisan pak SM, just info saja, boleh donk gabung ke portal komunitas pengguna motor di http://www.dunia-motor.net, kali aja ada secercah profit yg dihasilkan

    ada menu advertising yg bisa dimanfaatin sbg agent iklan ke perusahaan yg memerlukannya, tapi belum tahu caranya

    nuwun

  20. [...] « Skema profit from blogging (Penjelasan III) [...]

  21. Daniel says:

    Nice posting.

  22. nonadita says:

    Eeerr.. saya jadi salah satu contoh ya?
    Jadi malu :”>

  23. raksawardana says:

    Ini sih blog kelas berat… pusing euy….

  24. Sahabat saya dari Bali dulu menyebarkan informasi bisnisnya lewat milis. Saya sarankan untuk bikin blog. Akhirnya, blog itu pun membawa manfaat untuk bisnisnya. Silakan cek di BaliGuide.Biz.

  25. aji says:

    saat saya kunjungi web ini saya nemu.in
    http://dunia-motor.net
    trs saya masuk di sana ada menu manajemen klub
    karena penasaran
    ei isi ok juga
    bisa bikin club dan bisa di manajemen sendiri

    oia g luput juga
    dari web ini beritanya keren…
    bos.

  26. dari baca2 artikel di suami malas, isinya mantap sih, tapi dah kelas berat sekali………
    Btw sukses terus aja, kapan2 blajar nih dari bapak suami malas ini lebih dalam lagi

  27. [...] ke pembahasan soal blogging! Sebelumnya kita sudah sedikit paham bahwa baik langsung maupun tidak blogging bisa mendatangkan profit. Dan salah satu langkah awal untuk membentuk sebuah blog adalah menentukan tema yang akan kita [...]

  28. [...] datangnya $100 itu? Saya pernah mengungkapkan beberapa cara dan metode skema profit from blogging sebelumnya. Sementara di blog suamimalas ini, saya sudah pernah jual banner 125×125, jualan [...]

  29. QQ says:

    asli nice info neh…. thanks so much

  30. live says:

    Mnatap… ditunggu info selanjutnya bro. lancar2 aja kan.

  31. jalancahaya says:

    thanks atas infonya….!!!!

  32. saya selalu bingung memilih niche blog.. jadinya selalu entertainment, hahahahaaa

Leave a Reply