Sulitnya membangun kepercayaan
Kendala utama waktu pertama kali launch lessthanthirteen.com tempat jual kaos dan asesoris itu adalah membangun kepercayaan calon konsumen. Yup, ndak bisa dipungkiri Indonesia memang termasuk telat untuk urusan jual beli lewat internet. Wajar kalau banyak yang masih ragu ketika harus bertransaksi di toko online.
Untungnya banyak yang bertanya langsung dengan sejumlah pertanyaan macam:
“Ini beneran khan?”
“Ini gak nipu khan yah?”
Jadinya kita langsung aware bahwa web kami belum dipercaya secara penuh! Apalagi yang kami jual adalah konsep dan barangnya sendiri baru kita customized begitu ada pemesanan. Belajar dari pertanyaan-pertanyaan itu saya pun mencoba beberapa trik untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
Berusaha tampil jelas!
Tampil jelas tuh gimana? Kalau diliat di web itu, calon pembeli lessthanthirteen.com bisa menghubungi kami dengan berbagai cara. Ada empat ID yahoo messenger yang bisa dihubungi (24 jam online). Ada dua nomer telefon hape yang juga senantiasa bisa dihubungi baik melalui SMS maupun telfon langsung. Dan yang terutama paling penting adalah di web itu dibagian pembayaran (Setelah check out) juga disertakan nomer telefon fixed line. So, dengan begini kami jelas ada dimana.
Meningkatkan keamanan metode pembayaran
Ini penting terutama karena web itu menerima pembayaran lewat kartu kredit. Berhubung web itu tidak menggunakan sistem secure line (https) kendala ini harus diatasi dengan menggandeng layanan pihak ketiga. Nah, saya pun menggunakan layanan paypal yang sudah berskala internasional. Jadi seluruh data konsumen tidak ada diweb itu semua tersimpan rapi di paypal dan kami hanya menerima uangnya saja. So, kalau ada yang penasaran dengan metode pembayarannya dia akan men-search informasi mengenai paypal dan sudah pasti informasi yang didapat adalah positif.
Cuma untuk bisa menerima kartu kredit tanpa batas kita harus meningkatkan status paypal kita dari personal ke business. Resikonya kita kena potongan biaya sekitar 0,05% untuk setiap transaksi (kalau statusnya personal seluruh transaksi gratis).
Manfaatkan jaringan pertemanan
Masih ingat dengan manisnya iklan di facebook kemarin? Nah, ada satu cara lagi yang saya lakukan untuk meningkatkan penjualannya. Dana iklan itu saya bagi dua. Satu untuk iklan yang ketika diklik langsung mengarah ke web lessthanthirteen.com, dan kedua adalah iklan yang ketika di klik mengarah ke fanpage yang ada di dalam facebook itu sendiri.
Fungsinya apa? Dengan membangun basis fans ini produk kita akan lebih punya kredibilitas dimata pembeli. Selain itu, setiap kita up date halaman fan page semua yang sudah terlist menerima up date halaman itu. Jadi kalau ada produk baru, kita tinggal blast dan semua pun menerima info terbaru tersebut.
Kerja sama dengan big player!
Kerja sama dengan smart memang lumayan mendongkrak status web tersebut. Meskipun mungkin pengguna smart belum sebanyak operator yang lain, namun menjadi merchant resmi layanan m-commercenya menjadi hal yang penting. Paling tidak calon pembeli bisa langsung mengasosiakan sesuatu yang dikenalnya (operator smart) dengan produk kami.
Lalu bagaimana hasilnya? Melalui empat langkah itu setidaknya pertanyaan-pertanyaan mengenai penipuan sudah jauh berkurang. Sehingga kami bisa lebih konsentrasi untuk mengembangkan penjualan web tersebut.
PS: kerja sama dengan smart cukup mudah loh, syaratnya yang penting punya toko online. Bonusnya kita dikasih hape gratis (beneran gratis ndak pake syarat)+pulsa 100 ribu. Gimana caranya? Monggo hubungi gerai Smart terdekat soale saya ndak dibayar untuk promosiin smart. Trus gimana cara bikin toko onlinenya? Nah ini nanti diterusin kalo saya lagi nggak males.










April 14, 2009 @ 12:35 pm
Tidak dipungkiri memang masyarakat Indonesia masih sedikit yang percaya dengan transaksi lewat internet. BTW, ide “kerja sama dengan big player” memang jitu. Selamat dan semoga sukses.
April 14, 2009 @ 1:28 pm
menarik sekali…. aku pikir kepercayaan memang berbanding lurus dengan kredibilitas. dan cara membangun kredibilitas adalah mengurangi semua hal yg bisa mendatangkan curiga.
beberapa hal yang kerap menjadi ‘batu sandungan’ di bisnis online (paling tdk yang aku rasakan saat bertransaksi) adalah metode pembayaran dan gimana menghubungi penjual. dan ini rupanya sudah disiapkan dengan baik.
btw, kalo ID YM bisa online 24 jam, berarti ada yg begadang dong? hehe
karena kapan2 aku jg berniat membuat toko online, mohon (kapan2) dituliskan tutorialnya ya? hihi…
April 14, 2009 @ 2:14 pm
Hmm http://www.lessthanthirteen.com/ gak bisa dibuka yah, error message: Connection Interrupted.
Tapi strategi digital marketing nya menarik juga.
Orang-orang Indonesia sudah mulai banyak yg melek teknologi kok, tenang aja, e-commerce juga semakin hari jumlahnya makin banyak. Saya tau ini karena perusahaan saya juga buat website. Jadi kalau ada yg mau tanya2 ttg membuat website, boleh hubungi saya. hehe
Semoga sukses yah
April 14, 2009 @ 2:39 pm
Belanja online itu hal baru di negara kita tetapi kedepan belanja online menjadi hal yang biasa seiring dengan perkembangan jumlah pengguna internet di negeri yang semakin bertambah saja. Waow BOOM.. Toko online, belanja makin mudah dan bisa milih barang sambil kerja.
April 14, 2009 @ 2:42 pm
Tanah airku aman dan makmur , pulau kelapa nan amat subur…..
namun belum terwujud sampai kini , yang ada realita sebaliknya
cakar2an antar negarawan eh…elit polotik makmur tuk koruptor dan penipu,…subur aneka tambang tapi menguntumgkan pejabat korup dan penipu rakyat..toko serba ada aja penipu gimana percaya toko online,…jelas sulit bangun kepercayaan
April 14, 2009 @ 2:55 pm
IYA MAS KEPERCAYAAN ITU MAHAL…………………..
April 14, 2009 @ 2:56 pm
LIHAT AJA ELITE POLITIK………….SEOLAH NEGARA MILIK MEREKA SALING MENJEGAL SALING BEREBUT………..GMN MASYARAKAT BISA PERCAYA
April 14, 2009 @ 3:10 pm
klo aku pasti susah jualan online. gak ngerti soalnya
April 14, 2009 @ 3:49 pm
ya…masyarakat indonesia masih sulit transaksi lewat internet……sebahagian besar masih menganut tradisional….
jadi…ya….sdikit …sulit menanamkan kepercaan jika di daerah , bnamun jika di kota-kota propinsi umumnya….sudah terbasa.
hanya tinggal sosialisasinya saj.
April 14, 2009 @ 4:25 pm
#xbox: terima kasih doanya…
#indon: begadang sih kadang-kadang…tapi setidaknya ada hape yang YM online…dan dipasang dengan suara dering keras…jadi kalo ada yang nge-buzz terpaksa bangun
#yadi: yah…mungkin karena bikinnya ndak di mas Yadi jadinya agak eror…wkwkwk….
#aba jelo: mudah-mudahan arahnya kesana…jadi saya tambah bisa males-malesan di rumah…
#Iin: tapi semoga menuju ke arah perbaikan…
#Queen: hayoo…doa bareng-bareng semoga negaranya diperbaiki…
#faiz: ndak terlalu jelimet koq mas….mudah-mudahan nanti kita bisa belajar bareng bikin toko online disini
#tyas budianto: betulll..yukk…yang sudah paham bertransaksi diinternet secara bener ikut mensosialisasikan…
April 14, 2009 @ 4:56 pm
Tapi kalo menurut gwa pribadi salah satu cara paling efektif untuk membangun kepercayaan terhadap webstore kita adalah dengan membangun komintas di situs2 jejaring social atau di forum ( kayaknya seh udah dilakukan he..he.. ). Oya kalo pengen lebih cool lg adain aja kontes buat para buyer dengan mengirim foto-foto mereka yang lg make kaos less than 13 buat di tampilin di fanpage facebook, foto paling heboh dan paling banyak komentarnya dari facebooker yg jadi pemenang, dengan begitu kepercayaan akan terbangun dengan sendirinya dan sekaligus menciptakan virus WOM (word of mouth ) bagi webstore loe he..he… ( * sori bukan bermaksud menggurui cuma sekedar urun rembug siapa tau gwa yg nubie ini bisa belajar lg * )
April 14, 2009 @ 5:56 pm
Wuih mantap juga tekniknya..hehe,mau dong hape gratisan..ckck
April 15, 2009 @ 9:47 am
#oky de la rocha: wuiiihh…bener juga tuh idenya…tapi keknya musti kumpulin fans agak banyak dulu bro…soalnya sekarang baru 200++…
Jangan suka gitu ah…sayah juga masih belajar koq…justru dengan berbagi gini maksudnya biar saya dapat masukan ide-ide yang cespleng kayak dari oky gini…
#puisipantun: haayyyuuu…bikin webstore…
April 15, 2009 @ 12:09 pm
mampir om
April 15, 2009 @ 12:11 pm
wah salah link ulangi..mampir,
April 15, 2009 @ 12:12 pm
#RealRE: padahal sayah udah perbaiki…khan saya baik….huehehe…
April 15, 2009 @ 1:09 pm
Jika sudah ada bukti pelayanan yang memuaskan, kepercayaan itu bukan hal yang sulit diraih pelanggan.
Semoga sukses
April 16, 2009 @ 11:05 am
semoga sukses yah mas .. artikelmu inspiratif bgt
kunjungi blogku juga untuk mendapatkan download buku gratis
http://sandiarya.blogdetik.com/2009/04/15/the-excelusive-story-part-2/
April 16, 2009 @ 3:25 pm
segmentasi pasarnya mungkin beda…
antara ngjual Online dan nggak ….
bwt ngrangkul yg blum melek teknologi gmn tuh Pak?
April 17, 2009 @ 11:41 am
Kepercayaan ga bisa dipaksakan…
April 18, 2009 @ 8:46 pm
transaksi lewat internet memang masiih meragukan sebagian orang mas termasuk saya sendiri pada awalnya he he piss, lha gimana kita ndak saling ketemu, tiba-tiba harus bayar dahulu hanya sekedar saling percaya
tetapi karena kebutuhan akhir harus ditempuh juga.
berbekal referensi dari temen2 yang sudah duluan…
tapi dengan sekali transaksi yang berhasil itu sudah cukup
membangun rasa percaya itu mas. (menurut saya)
he sukses mas
ditunggu artikel toko online nya mas
salam
August 6, 2009 @ 5:11 pm
maksih tipsnya, kayaknya perlu dipraktekin neeh
January 27, 2010 @ 3:22 pm
hehehe, heran aja mas, liat nama blonya
nyentrik